<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770</id><updated>2011-07-07T21:59:20.941-07:00</updated><title type='text'>Together Everyone Achieves More</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>36</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-7264090743231742008</id><published>2010-04-13T19:56:00.000-07:00</published><updated>2010-04-13T20:06:28.058-07:00</updated><title type='text'>Tips Menuju Sukses : Berpikiran Positif</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_3Uavi9-AEFE/S8UwmrCOTAI/AAAAAAAAACM/oHx633xXnmE/s1600/Positif+thinking.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 123px; height: 89px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_3Uavi9-AEFE/S8UwmrCOTAI/AAAAAAAAACM/oHx633xXnmE/s320/Positif+thinking.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459823564201806850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/rnd/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Percaya atau tidak, sikap kita adalah cermin masa lampau kita, pembicara kita di masa sekarang dan merupakan peramal bagi masa depan kita. Maksudnya apa ? Ya, bahwa kondisi masa lalu, sekarang dan masa depan kita dapat tercermin dari bagaimana sikap kita sehari-hari. Camkan satu hal, sikap kita merupakan sahabat yang paling setia, namun juga bisa menjadi musuh yang paling berbahaya. &lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Bagaimana sikap mental kita adalah sebuah pilihan; positif ataukah negatif.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;W.W. Ziege pernah berkata.”Tak akan ada yang dapat menghentikan orang yang bermental positif untuk mencapai tujuannya. Sebaliknya, tak ada sesuatupun di dunia ini yang dapat membantu seorang yang sudah bermental negatif. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Jika kita seorang yang berpikiran positif, kita pasti mampu menghasilkan sesuatu. Kita akan lebih banyak berkreasi daripada bereaksi. Jelasnya, kita lebih berkonsentrasi untuk berjuang mencapai tujuan-tujuan yang positif daripada terus saja memikirkan hal-hal negatif yang mungkin saja terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Kehidupan dan kebahagiaan seseorang tidaklah bisa diukur dengan ukuran gelar kesarjanaan, kedudukan maupun latar belakang keluarga. Yang dilihat adalah bagaimana cara berpikir orang itu. Memang kesuksesan kita lebih banyak dipengaruhi oleh cara kita berpikir. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Ingat perkataan Robert J. Hasting, “Tempat dan keadaan tidak menjamin kebahagiaan. Kita sendirilah yang harus memutuskan apakah kita ingin bahagia atau tidak. Dan begitu kita mengambil keputusan, maka kebahagiaan itu akan datang”.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Dengan bersikap positif bukan berarti telah menjamin tercapainya suatu keberhasilan. Namun, bila sikap kita positif, setidak-tidaknya kita sudah berada di jalan menuju keberhasilan. Berhasil atau tidaknya kita nantinya ditentukan oleh apa yang kita lakukan di sepanjang jalan yang kita lalui tersebut. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Dari beberapa buku yang saya baca beberapa tips berikut terbukti cukup membantu. Cobalah untuk menjalankan kegiatan-kegiatan berikut ini sebanyak mungkin dalam hidup kita. Sebagaimana untuk mencapai hal-hal lainnya, untuk menjadi seorang yang berpikiran positif, prosesnya harus dilakukan secara terus-menerus :&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;1. Pilihlah sebuah kutipan yang bernada positif setiap minggunya dan tulislah kutipan tadi pada selembar kartu berukuran 3 x 5. bawalah kartu tadi setiap hari selama seminggu. Baca dan camkanlah kutipan tadi secara berkala dalam sehari dan jadikan afirmasi, misalnya di meja kerja Anda, di dashboard mobil, atau di cermin kamar mandi. Jadikanlah setiap kutipan tersebut bagian pemikiran Anda selama seminggu itu.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Contoh :&lt;br /&gt;“Seorang pemimpin yang baik adalah yang bisa membesarkan semangat dan harapan-harapan kepada anak buahnya.” (Napoleon Bonaparte). “Hari ini saya ingin menolong orang sebanyak mungkin” (Harry Bullis)&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;2. Pilihlah seseorang yang dalam hidup Anda yang Anda anggap berpikiran negatif. Cobalah cari hal-hal yang positif dalam diri orang itu dan ubahlah pikiran-pikiran negatif Anda mengenai orang tersebut dengan hal-hal positif tadi. Sebagai orang beragama, tolong doakan pula orang tersebut dengan hal-hal positif tadi dan mohonlah agar Tuhan menolongnya.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;3. Pilih satu hari istimewa dalam seminggu dan jadikanlah hari itu sebagai “hari 10″. Bangunlah pada pagi hari dan yakinlah bahwa setiap orang yang akan Anda temui bernilai “10″, dan perlakukanlah mereka secara demikian. Anda pasti akan heran sendiri melihat tanggapan yang akan Anda peroleh dari orang-orang yang selama ini Anda anggap remeh. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;4. Tandai suatu hari dalam seminggu sebagai “hari berpikiran positif.” Hapuslah kata-kata “tidak dapat,” “tidak pernah,” atau kata-kata lain yang senada, usahakan agar Anda menemukan cara untuk mengatakan apa yang bisa Anda lakukan. &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;5. Paling tidak sekali dalam seminggu, carilah suatu kesempatan untuk bisa memberi kepada orang lain dengan tulus. Lakukanlah suatu yang khusus pada suami/istri ataupun anak-anak Anda. Berbuatlah suatu kebaikan pada seseorang yang belum Anda kenal.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Siapa yang ingin sukses ? &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Kuncinya jangan pernah sekali-kali berpikiran negatif !&lt;br /&gt;Buang jauh-jauh hal-hal negatif; juga kalimat-kalimat negatif dari pikiran Anda ! &lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Jangan pernah ada lagi kalimat-kalimat seperti :&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;“Pasti gagal;&lt;br /&gt;Kami belum pernah melakukannya;&lt;br /&gt;Kami tak sanggup melakukannya;&lt;br /&gt;Saya belum siap melakukannya;&lt;br /&gt;Itu bukan tanggung jawab kami; dan sebagainya”.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Selamat mencoba, dan ………………………………………….&lt;br /&gt;SEMOGA sukses senantiasa bersama kita yang selalu berusaha maksimal&lt;br /&gt;menggapainya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Regards,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;MCS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-7264090743231742008?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/7264090743231742008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=7264090743231742008&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/7264090743231742008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/7264090743231742008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2010/04/tips-menuju-sukses-berpikiran-positif.html' title='Tips Menuju Sukses : Berpikiran Positif'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_3Uavi9-AEFE/S8UwmrCOTAI/AAAAAAAAACM/oHx633xXnmE/s72-c/Positif+thinking.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-3881437444864651858</id><published>2010-04-12T22:10:00.000-07:00</published><updated>2010-04-12T22:39:22.654-07:00</updated><title type='text'>Memberi dan Menerima</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3Uavi9-AEFE/S8QBvmwhcJI/AAAAAAAAACE/Vqa3M8Caxow/s1600/beach.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 299px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3Uavi9-AEFE/S8QBvmwhcJI/AAAAAAAAACE/Vqa3M8Caxow/s400/beach.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459490565649428626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3Uavi9-AEFE/S8P9lIf8h7I/AAAAAAAAAB0/U_nM9LQ8kio/s1600/beach.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Regards,&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;MCS&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-3881437444864651858?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/3881437444864651858/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=3881437444864651858&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/3881437444864651858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/3881437444864651858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2010/04/memberi-dan-menerima.html' title='Memberi dan Menerima'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_3Uavi9-AEFE/S8QBvmwhcJI/AAAAAAAAACE/Vqa3M8Caxow/s72-c/beach.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-769969248860756541</id><published>2010-04-12T18:25:00.000-07:00</published><updated>2010-04-12T19:04:27.939-07:00</updated><title type='text'>Kekuatan Hati dan Pikiran</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_3Uavi9-AEFE/S8PNJxLys2I/AAAAAAAAABc/Xm5tTkffW9E/s1600/ceritamotivasi-harapan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 101px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3Uavi9-AEFE/S8PNJxLys2I/AAAAAAAAABc/Xm5tTkffW9E/s320/ceritamotivasi-harapan.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459432741008487266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 18px; font-family:Arial, Helvetica, Georgia, sans-serif;font-size:12px;"&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 10px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Di sebuah perusahaan rel kereta api ada seorang pegawai, namanya Nick. Dia sangat rajin bekerja, dan sangat bertanggung jawab, tetapi dia mempunyai satu kekurangan, yaitu dia tidak mempunyai harapan apapun terhadap hidupnya, dia melihat dunia ini dengan pandangan tanpa harapan sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 10px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Pada suatu hari semua karyawan bergegas untuk merayakan ulang tahun bos mereka, semuanya pulang lebih awal dengan cepat sekali. Yang tidak sengaja terjadi adalah, Nick terkunci di sebuah mobil pengangkut es yang belum sempat dibetulkan. Nick berteriak, memukul pintu dengan keras, semua orang di kantor sudah pergi merayakan ulang tahun bosnya maka tidak ada yang mendengarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 10px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Tangannya sudah merah kebengkak-bengkakan memukul pintu mobil itu, suaranya sudah serak akibat berteriak terus, tetapi tetap tidak ada orang yang mempedulikannya, akhirnya dia duduk di dalam sambil menghelakan nafas yang panjang. Semakin dia berpikir semakin dia merasa takut, dalam hatinya dia berpikir: Dalam mobil pengangkut es suhunya pasti di bawah 0 derajat, kalau dia tidak segera keluar dari situ, pasti akan mati kedinginan. Dia terpaksa dengan tangan yang gemetar, mencari secarik kertas dan sebuah bolpen, menuliskan surat wasiatnya.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-196"&gt;&lt;/span&gt;&gt;&lt;br /&gt;Keesokkan harinya, semua karyawan pun datang bekerja. Mereka membuka pintu mobil pengangkut es tersebut, dan sangat terkejut menemukan Nick yang terbaring di dalam. Mereka segera mengantarkan Nick untuk ditolong, tetapi dia sudah tidak bernyawa lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 10px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Tetapi yang paling mereka kagetkan adalah, listrik mobil untuk menghidupkan mesin itu tidak dihubungkan, dalam mobil yang besar itu juga ada cukup oksigen untuknya, yang paling mereka herankan adalah suhu dalam mobil itu hanya 28 derajat saja, tetapi Nick malah mati “kedinginan”!!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 10px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Nick bukanlah mati karena suhu dalam mobil terlalu rendah, dia mati dalam titik es di dalam hatinya. Dia sudah menghakimi dirinya sebuah hukuman mati, bagaimana dapat hidup terus?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 10px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Percaya dalam diri sendiri adalah sebuah perasaan hati. Orang yang mempunyai rasa percaya diri tidak akan langsung putus asa begitu saja, dia tidak akan langsung berubah sedih terhadap keadaan hidupnya yang jalan kurang lancar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 10px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Tanyalah pada diri kita sendiri, apakah kita sendiri sering langsung memutuskan bahwa kita tidak mampu untuk mengerjakan suatu hal, sehingga kita kehilangan banyak kesempatan untuk menjadi sukses? Kehilangan banyak kesempatan untuk belajar mandiri? Untuk jadi lebih mengerti kehidupan ini?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 10px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Yang mempengaruhi semangat kamu bukanlah faktor-faktor dari luar, melainkan hatimu sendiri. Sebelum berusaha sudah dikalahkan oleh diri kita sendiri, biarpun ada banyak bantuan yang tertuju pada dirimu tetap tidak akan membantu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 10px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;source : unknown&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 10px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 10px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Regards,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 10px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;MCS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-769969248860756541?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/769969248860756541/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=769969248860756541&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/769969248860756541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/769969248860756541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2010/04/kekuatan-hati-dan-pikiran.html' title='Kekuatan Hati dan Pikiran'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_3Uavi9-AEFE/S8PNJxLys2I/AAAAAAAAABc/Xm5tTkffW9E/s72-c/ceritamotivasi-harapan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-7947908923762510643</id><published>2010-03-14T19:28:00.000-07:00</published><updated>2010-04-12T19:24:57.249-07:00</updated><title type='text'>Sandal Kulit Sang Raja</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_3Uavi9-AEFE/S8PVPeUJG0I/AAAAAAAAABk/Of0lVjr45Ao/s1600/ceritamotivasi-sandalkulit.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 114px; height: 148px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_3Uavi9-AEFE/S8PVPeUJG0I/AAAAAAAAABk/Of0lVjr45Ao/s320/ceritamotivasi-sandalkulit.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459441635115473730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:Verdana;font-size:12px;"&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Seorang Maharaja akan berkeliling negeri untuk melihat keadaan rakyatnya. Ia memutuskan untuk berjalan kaki saja. Baru beberapa meter berjalan di luar istana kakinya terluka karena terantuk batu. Ia berpikir, “Ternyata jalan-jalan di negeriku ini jelek sekali. Aku harus memperbaikinya.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Maharaja lalu memanggil seluruh menteri istana. Ia memerintahkan untuk melapisi seluruh jalan-jalan di negerinya dengan kulit sapi yang terbaik. Segera saja para menteri istana melakukan persiapan-persiapan. Mereka mengumpulkan sapi-sapi dari seluruh negeri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Di tengah-tengah kesibukan yang luar biasa itu, datanglah seorang pertapa menghadap Maharaja. Ia berkata pada Maharaja, “Wahai Paduka, mengapa Paduka hendak membuat sekian banyak kulit sapi untuk melapisi jalan-jalan di negeri ini, padahal sesungguhnya yang Paduka perlukan hanyalah dua potong kulit sapi untuk melapisi telapak kaki Paduka saja.” Konon sejak itulah&lt;span id="more-223"&gt;&lt;/span&gt; dunia menemukan kulit pelapis telapak kaki yang kita sebut “&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Sandal&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;“.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="text-decoration: underline; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Renungan:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Ada pelajaran yang berharga dari cerita itu. Untuk membuat dunia menjadi tempat yang nyaman untuk hidup, kadangkala, kita harus mengubah cara pandang kita, hati kita, dan diri kita sendiri,bukan dengan jalan mengubah dunia itu atau bahkan malah menyesali takdir yg telah terjadi dalam kehidupannya.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Karena kita seringkali keliru dalam menafsirkan dunia. Dunia, dalam pikiran kita, kadang hanyalah suatu bentuk personal. Dunia, kita artikan sebagai milik kita sendiri, yang pemainnya adalah kita sendiri. Tak ada orang lain yang terlibat di sana, sebab, seringkali dalam pandangan kita, dunia, adalah bayangan diri kita sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Ya, memang, jalan kehidupan yang kita tempuh masih terjal dan berbatu. Manakah yang kita pilih, melapisi setiap jalan itu dengan permadani berbulu agar kita tak pernah merasakan sakit, atau, melapisi hati kita dengan kulit pelapis, agar kita dapat bertahan melalui jalan-jalan itu?&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Regards,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;MCS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-7947908923762510643?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/7947908923762510643/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=7947908923762510643&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/7947908923762510643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/7947908923762510643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2010/03/sandal-kulit-sang-raja.html' title='Sandal Kulit Sang Raja'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_3Uavi9-AEFE/S8PVPeUJG0I/AAAAAAAAABk/Of0lVjr45Ao/s72-c/ceritamotivasi-sandalkulit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-1312546209934773664</id><published>2010-03-14T19:16:00.000-07:00</published><updated>2010-03-14T19:18:10.705-07:00</updated><title type='text'>Cita Cita Terbesar</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; "&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Dalam sebuah perjalanan hidup, cita-cita terbesar adalah menuju kesempurnaan. Ada kalanya kita mesti berjuang, serta belajar menyikapi segala rahasia dalam kehidupan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Perjalanan menuju kesempurnaan adalah proses yang menentukan setiap tapak langkah kita. Setiap hembusan nafas, detak jantung, dari siang menuju malam. Semua menuju titik yang sama, kesempurnaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Setiap insan mempunyai hak yang sama atas waktu. Tidak ada seorangpun melebihi dari yang lain. Namun tak jarang setiap kita berbeda dalam mensikapinya. Ada yang berjuang untuk melewatinya dengan membunuh waktu. Tidak pula sedikit yang merasakan sempitnya kesempatan yang ia punya.&lt;span id="more-219"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Apa rahasia terbesar dalam hidup ini? melewati hari ini dengan penuh makna. Makna tentang cinta, ilmu, dan iman. Dengan cinta hidup menjadi indah. Dengan ilmu hidup menjadi mudah. Dan dengan iman hidup menjadi terarah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Regards,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;MCS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-1312546209934773664?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/1312546209934773664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=1312546209934773664&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/1312546209934773664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/1312546209934773664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2010/03/cita-cita-terbesar.html' title='Cita Cita Terbesar'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-1978139356846025264</id><published>2010-03-14T19:07:00.000-07:00</published><updated>2010-03-14T19:08:12.625-07:00</updated><title type='text'>Menggenggam Harapan</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; "&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Sepasang suami isteri menggelar dagangannya di trotoar jalan. Saat itu petang turun terburu-buru. Lampu jalan cukup terang untuk menerangi dagangan mereka. Di kanan kiri tumpukan puing-puing bongkaran pasar mengepung. Di depan berlalu-lalang kendaraan dan langkah-langkah cepat. Siapa pula tertarik membeli? Namun, mereka berdua silih berganti menyapa dan menawarkan dagangan. Kaos anak warna-warni, setangan sebungkus tiga, rok kecil, dan entah apalagi. “Wahai suami isteri pedagang, mengapa kalian yakin ada yang membeli dagangan itu. Bagaimana kalian bias menjajakan barang di keremangan dan keriuhan seperti ini?”&lt;span id="more-228"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;“Kami tak kehilangan harapan”, begitu jawabnya. “Itulah satu-satunya kekuatan kami. Kami tak tahu apa dan bagaimana membesarkan usaha ini, namun kami tahu harapan takkan pernah meninggalkan mereka yang menggenggamnya.” Berterimakasihlah pada orang-orang kecil yang memberikan teladan dan menebarkan harapan perbaikan hidup pada kita. Mereka tiang penyangga yang menahan langit dari keruntuhan. Mereka peredup terik mentari kehidupan yang ada kalanya terasa panas membakar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-1978139356846025264?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/1978139356846025264/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=1978139356846025264&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/1978139356846025264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/1978139356846025264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2010/03/menggenggam-harapan.html' title='Menggenggam Harapan'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-7706845687059649954</id><published>2010-03-14T18:57:00.001-07:00</published><updated>2010-03-14T19:01:23.316-07:00</updated><title type='text'>Raihlah Dengan Seluruh Yang Anda Miliki</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:Verdana;font-size:12px;"&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Meraih sesuatu bukanlah hal yang terbatas pada pekerjaan tangan. Bila anda mau meraih dengan seluruh yang anda miliki, tidak ada hal yang tidak tercapai. Railah dengan kaki. Bila sesuatu saat ini tidak tergapai, bergeraklah, hingga hal itu dalam jangkauan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Bergeraklah menuju tujuan, ketimbang menunggu tujuan anda bergerak kepada anda. Raihlah dengan pikiran. Visualisasikan tujuan anda. Lihatlah dengan jelas dalam pikiran anda, dan anda akan mulai bisa menggapai. Gunakan daya pikir anda untuk mengembangkan rencana realistis dan perencanaan tindakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Raihlah dengan imajinasi. Jadilah kreatif dalam menggapai. Selalu ada banyak cara dalam mencapai tiap tujuan. Gunakan imajinasi anda untuk bekerja dan mengembangkan segala peluang. Bila satu jalur terhalang, bayangkan selusin alternatif dan ikuti yang paling berpeluang.&lt;span id="more-238"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Raihlah dengan semangat. Rasakan kegembiraan pada setiap saat kehidupan dan anda akan mengembangkan dalam diri sendiri, kesadaran akan pemenuhan. Sedemikian banyak hal yang bisa anda raih bila anda secara tulus bersyukur atas hal-hal yang telah anda miliki.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Regards,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;MCS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-7706845687059649954?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/7706845687059649954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=7706845687059649954&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/7706845687059649954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/7706845687059649954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2010/03/raihlah-dengan-seluruh-yang-anda-miliki.html' title='Raihlah Dengan Seluruh Yang Anda Miliki'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-3141755223213104950</id><published>2010-03-14T18:51:00.000-07:00</published><updated>2010-04-12T19:32:52.962-07:00</updated><title type='text'>Berlayarlah Menuju Pantai Harapan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3Uavi9-AEFE/S8PXlPWk0fI/AAAAAAAAABs/zIWexybdAZQ/s1600/ceritamotivasi-berlayar.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 100px; height: 149px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3Uavi9-AEFE/S8PXlPWk0fI/AAAAAAAAABs/zIWexybdAZQ/s320/ceritamotivasi-berlayar.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459444208079524338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; font-family:Verdana;font-size:12px;"&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Anda adalah perahu kokoh yang sanggup menahan beban, terbuat dari kayu terbaik, dengan layar gagah menentang angin. Kesejatian anda adalah berlayar mengarungi samudra, menembus badai dan menemukan pantai harapan. Sehebat apapun perahu diciptakan tak ada gunanya bila hanya tertambat di dermaga.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Dermaga adalah masa lalu anda. Tali penambat itu adalah ketakutan dan penyesalan anda. Jangan buang percuma seluruh daya kekuatan yang dianugrahkan pada anda. Jangan biarkan masa lalu menambat anda di siti. Lepaskan diri anda dari ketakutan dan penyesalan. Berlayarlah. Bekerjalah.&lt;span id="more-242"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Yang memisahkan perahu dengan pantai harapan adalah topan badai, gelombang dan batu karang. Yang memisahkan anda dengan keberhasilan adalah masalah yang menantang. Di situlah tanda kesejatian teruji. Hakikatnya perahu adalah berlayar menembus segala rintangan. Hakikat diri anda adalah berkarya menemukan kebahagiaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Regards,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;MCS&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-3141755223213104950?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/3141755223213104950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=3141755223213104950&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/3141755223213104950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/3141755223213104950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2010/03/anda-adalah-perahu-kokoh-yang-sanggup.html' title='Berlayarlah Menuju Pantai Harapan'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_3Uavi9-AEFE/S8PXlPWk0fI/AAAAAAAAABs/zIWexybdAZQ/s72-c/ceritamotivasi-berlayar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-6333064159588074450</id><published>2009-12-15T20:01:00.000-08:00</published><updated>2009-12-15T21:23:48.123-08:00</updated><title type='text'>Empat Lilin</title><content type='html'>&lt;div class="entry"&gt;     &lt;p&gt;Ada 4 lilin yang menyala, sedikit demi sedikit lilin tersebut habis meleleh&lt;br /&gt;dan suasana terasa begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.&lt;br /&gt;Yang pertama berkata : ” Aku adalah Damai. Namun manusia tak mampu menjagaku :&lt;br /&gt;maka lebih baik aku mematikan diriku saja !”&lt;br /&gt;Demikianlah sedikit demi sedikit sang Lilin padam.&lt;span id="more-70"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang kedua berkata : “Aku adalah Iman. Sayang aku tak berguna lagi. Manusia&lt;br /&gt;tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.”&lt;br /&gt;Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan sedih giliran ketiga berbicara :” Aku adalah Cinta. Tak mampu lagi&lt;br /&gt;aku untuk tetap menyala. Manusia tidak lagi memandang dan menganggapku berguna.&lt;br /&gt;Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mecintainya, membenci&lt;br /&gt;keluarganya. ” Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tanpa terduga….seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat&lt;br /&gt;ketiga lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata :&lt;br /&gt;” Ekh, apa yang terjadi ? Kalian harus tetap menyala, aku takut akan kegelapan !”&lt;br /&gt;Lalu ia menangis tersedu-sedu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata : ” Jangan takut, janganlah menangis,&lt;br /&gt;selama aku masih ada dan tetap menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan&lt;br /&gt;ketiga Lilin lainnya : ” Akulah HARAPAN ”&lt;br /&gt;Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan&lt;br /&gt;kembali ketiga Lilin lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apa yang tidak pernah mati hanyalah HARAPAN. Harapan yang ada dalam hati kita.&lt;br /&gt;Dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat seperti anak tersebut, yang dalam&lt;br /&gt;situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-nya !&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sumber : http://artikel-motivasi.blogspot.com/&lt;/p&gt;Salam,&lt;br /&gt;MCS&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;          &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-6333064159588074450?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/6333064159588074450/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=6333064159588074450&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/6333064159588074450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/6333064159588074450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2009/12/empat-lilin.html' title='Empat Lilin'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-8947550230115376292</id><published>2009-11-05T18:18:00.000-08:00</published><updated>2009-11-05T18:32:32.472-08:00</updated><title type='text'>Kekuatan Pikiran Bawah Sadar</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify; font-style: italic;"&gt;“Pemborosan yang paling besar adalah di tanah pekuburan, karena mati sebelum dapat mengoptimalkan seluruh potensi.” – Andrew Ho –&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Manusia memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menciptakan mahakarya. Kekuatan terbesar dalam diri manusia itu terdapat pada pikiran. Tetapi kita jarang membuktikan kekuatan pikiran tersebut, sebab kita sering terjebak dalam zona nyaman atau kebiasaan tertentu. Sehingga selamanya tidak dapat mencari kemungkinan yang lebih baik atau perubahan nasib yang berarti.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu milikilah target yang lebih tinggi untuk merangsang kekuatan dalam pikiran tersebut. Sebab target atau sasaran baru yang dipikirkan itu akan menggerakkan diri kita untuk melaksanakan tindakan. Apalagi jika diyakini target tersebut bakal tercapai, maka diri kita akan lebih siap menghadapi tantangan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tindakan-tindakan baru yang lebih konstruktif dikerjakan hingga berulang-ulang, maka tanpa disadari kita sudah banyak melakukan hal-hal penting hinga kita tiba di zona baru, dimana kita berhasil mencapai target yang didambakan. Itulah mengapa dikatakan bahwa manusia mempunyai potensi yang sangat besar dalam pikiran bawah sadar. Kekuatan pikiran bawah sadar itu dapat dibangkitkan melalui 2 cara, yaitu: autosuggestion dan visualization.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;Autosuggestion&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Keinginan-keinginan kita merupakan informasi penting untuk pikiran bawah sadar. Sebab keinginan yang terekam kuat dalam pikiran bawah sadar sangat besar dapat menjadi daya dorong yang akan menggerakkan diri kita untuk berbuat sesuatu yang luar biasa. Keinginan yang sangat besar dan terekam dalam pikiran bawah sadar itulah yang dinamakan autosuggestion.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Autosuggestion seharusnya dilakukan dengan penuh rasa percaya, melibatkan emosi dalam diri, dilakukan penuh konsentrasi terhadap obyek yang positif, dan berulang-ulang. Selanjutnya, pikiran bawah sadar inilah yang akan mendikte gerak-gerik tubuh kita. Kekuatan yang ditimbulkan oleh pikiran bawah sadar itu sangat dahsyat entah digunakan untuk melakukan perbuatan buruk atau baik. Kadangkala niat untuk melakukan sesuatu secara otomatis muncul dari pikiran bawah sadar.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Autosuggestion akan mengetuk kesadaran (heartknock). Karena dilakukan berulang-ulang dan rutin, suatu ketika kata-kata tersebut akan menembus pikiran bawah sadar. Lalu pikiran bawah sadar itupun memompa semangat. Energi itu dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan impian hidup kita.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mungkin kegiatan autosuggestion ini akan dianggap aneh oleh orang lain. Tetapi itulah salah satu cara untuk mengubah diri dari dalam. Biasakan mendengar pola pikir positif dan melakukan kebiasaan-kebiasaan yang konstruktif. Jadi jangan ragu untuk melakukan budaya-budaya yang potensial, menumbuhkan optimisme dan kreatifitas.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ada 6 (P) petunjuk dalam melakukan autosuggestion, yaitu;&lt;br /&gt;- Positive : pada saat melakukan autosuggestion, pikirkan hal-hal yang positif saja.&lt;br /&gt;- Powerful : lakukan dengan penuh keyakinan sebab dapat memberikan kekuatan untuk&lt;br /&gt;   berbuat sesuatu yang luar biasa.&lt;br /&gt;- Precise : keinginan yang hendak dicapai harus sudah dapat dideskripsikan, karena pikiran&lt;br /&gt;   bawah sadar hanya bisa menyusun berdasarkan kategori.&lt;br /&gt;- Present Tense: dalam bentuk keinginan saat ini, bukan keinginan di masa lalu atau akan&lt;br /&gt;   datang.&lt;br /&gt;- Personal : lakukan perubahan positif terhadap diri sendiri terlebih dahulu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;Visualization&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bila kita menginginkan sesuatu maka pikiran bawah sadar akan menggambarkan apa yang didambakan itu. Dengan cara memvisualisasikan impian terlebih dahulu, terciptalah banyak sekali karya-karya spektakuler di dunia ini. Marcus Aurelius Antonius, seorang kaisar Romawi jaman dahulu mengatakan, “A man’s life is what his thought make of it - Kehidupan manusia ialah bagaimana mereka memikirkannya.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sesuatu yang selalu divisualisasikan manusia akan mudah terekam dalam pikiran bawah sadar. Lalu muncul kekuatan pikiran tersebut, yang berperan sebagai penghubung antara jiwa dengan tubuh. Sehingga tubuhpun bereaksi dengan mengerahkan seluruh potensi yang sebelumnya tidak pernah digunakan, dalam bentuk kreatifitas atau tindakan. Memvisualisasikan impian memungkinkan seluruh impian tercapai oleh pikiran bawah sadar.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tuhan Yang Maha Esa menganugerahkan potensi yang sama besar kepada manusia. Tidak ada ruginya membayangkan betapa berpotensinya diri kita untuk mencapai impian-impian. Berikut ini beberapa langkah dalam memvisualisasikan impian, yaitu:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1. Mendefinisikan impian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mendefinisikan impian artinya memberikan batasan atau standar akan impian yang hendak    dicapai. Kemudian, gambarkanlah semua impian seolah-olah Anda sudah sepatutnya meraih impian tersebut. Meskipun tindakan ini terkesan sederhana, tetapi dari gambaran impian itulah kita akan mencoba berbuat sesuatu untuk melakukan perubahan dan akhirnya dapat meraih cita-cita.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;2. Menentukan target waktu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dambakan impian itu terwujud sesuai target yang telah ditentukan, sebab impian tanpa target waktu hanya akan menjadi mimpi sesaat. Impian dengan target waktu akan menggerakkan kesadaran untuk tidak segan-segan melakukan perubahan. Maka mulailah dari sekarang, Be the&lt;br /&gt;best, do the best, and then let God take care the rest – Jadilah yang terbaik, lakukan yang terbaik, biarlah Tuhan yang menentukan. Potensi yang kita miliki kelihatannya sangat sayang jika tidak dioptimalkan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;3. Melakukan berulang-ulang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Melakukan ulangan artinya mengkondisikan diri kita untuk lebih sering ingat akan impian kita. Jika sering ingat, maka perlahan-lahan impian itu akan tertanam di alam pikiran bawah sadar. Bila pesan sudah diterima oleh SCM (sub-conscience mind), maka dia akan menggerakkan diri kita untuk menciptakan keputusan atau menjadikan kita lebih kreatif.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jika impian lebih sering diimajinasikan ternyata dapat melipatgandakan kekuatan dari pikiran bawah sadar. Imajinasi yang diulang-ulang ini akan secara tidak langsung merangsang ilusi akan&lt;br /&gt;kenyataan yang luar biasa tentang potensi kita sebagai umat manusia. Sehingga diri kita akan berusaha keras mencapai impian yang divisualisasikan. Begitulah seterusnya kekuatan pikiran bawah sadar bekerja dan dibangkitkan, hingga perubahan besar terjadi dalam diri kita pada suatu waktu.*&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-style: italic;"&gt;Sumber:  Kekuatan Pikiran Bawah Sadar oleh Andrew Ho&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Regards,&lt;br /&gt;MCS&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-8947550230115376292?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/8947550230115376292/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=8947550230115376292&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/8947550230115376292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/8947550230115376292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2009/11/kekuatan-pikiran-bawah-sadar.html' title='Kekuatan Pikiran Bawah Sadar'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-3925901960692892622</id><published>2009-11-04T18:22:00.000-08:00</published><updated>2009-11-04T18:33:56.648-08:00</updated><title type='text'>Apoteker dan Kebijaksanan Nasehat</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Seorang wanita baru pindah ke sebuah kota kecil. Setelah berada di sana beberapa waktu, ia mengeluh kepada tetangganya tentang pelayanan buruk yang dialaminya di apotek setempat. Ia meminta pada tetangganya agar mau menyampaikan kritiknya pada pemilik apotek itu. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt;Beberapa hari kemudian wanita pendatang tersebut pergi lagi ke apotek itu. Pemilik apotek menyambutnya dengan senyum lebar sambil mengatakan betapa senangnya ia melihat wanita itu berkenan datang kembali ke apoteknya, dan berharap wanita dan suaminya menyukai kota mereka. Bukan hanya itu, pemilik apotek itu bahkan menawarkan diri membantu wanita dan suaminya menguruskan berbagai hal agar mereka bisa menetap di kota itu dengan nyaman. Lalu, ia pun mengirimkan apa yang dipesan wanita itu dengan cepat dan baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; font-family: arial; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Wanita itu merasa senang dengan perubahan luar biasa yang ditunjukkan oleh pemilik apotek. Kemudian, ia melaporkan hal itu pada tetangganya. Katanya, “Anda tentu sudah menyampaikan kritik saya mengenai betapa buruk pelayanannya waktu itu.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; font-family: arial; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;“Oh, tidak,” jawab tetangganya. “Sebenarnya saya tidak menyampaikan kritik anda pada mereka. Saya harap anda tidak keberatan. Saya katakan pada pemilik apotek itu betapa anda terkagum-kagum melihat caranya mendirikan apotek di kota kecil ini. Dan, anda merasa apoteknya adalah salah satu apotek dengan pelayanan terbaik yang pernah anda temui.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; font-family: arial; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;~Sumber : Editor (Resensi.net)~&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; font-family: arial; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="font-family: arial; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sahabat, seperti inilah kita akan dihargai oleh orang lain. Inilah gambaran tentang perilaku yang kita dapat dari perlakuan yang kita berikan pada orang lain. Sebuah penghargaan, dan juga penghormatan, akan lebih baik, dari sekedar kritik yang tak beralasan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; font-family: arial; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ini adalah sebuah cermin, tentang siapa kita, tentang siapa sebenarnya berhak untuk mendapatkan harapan perbaikan. Kritik yang disampaikan dengan cara yang keliru, seringkali hanya menghancurkan harapan perbaikan. Sedangkan sebuah apresiasi (penghargaan) selalu mendorong orang lain untuk melakukan lebih baik lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; font-family: arial; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jadi, sahabat, sampaikanlah kritik dengan lebih bijak. Selamat mencoba. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; font-family: arial; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Terima kasih telah membaca.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; font-family: arial; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Salam,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; font-family: arial; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;MCS&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-3925901960692892622?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/3925901960692892622/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=3925901960692892622&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/3925901960692892622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/3925901960692892622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2009/11/apoteker-dan-kebijaksanan-nasehat.html' title='Apoteker dan Kebijaksanan Nasehat'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-94482991894079043</id><published>2009-10-08T18:47:00.000-07:00</published><updated>2009-10-08T20:34:00.398-07:00</updated><title type='text'>Berfokus Pada Kelebihan Diri</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;"Anak-anak, coba tuliskan tiga kelebihanmu, ” kata seorang guru pada anak-anak sekolah dasar.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;Menit demi menit berlalu namun anak-anak itu seakan masih bingung. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;Dengan setengah berakting, sang guru kemudian bersuara keras : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;“Ayo, tuliskan! Kalau ngga, kertasmu saya sobek lo.” Anak-anak manis itu seketika menjadi salah tingkah. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;Beberapa di antara mereka, memang tampak mulai menulis. Salah satu di antara mereka menulis di atas kertas, “Kadang-kadang nurutin kata ibu. Kadang-kadang bantu ibu. Kadang-kadang nyuapin adik makan.” &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;Penuh rasa penasaran, sang guru bertanya kepadanya : “Kenapa tulisnya kadang-kadang? “. Dengan wajah penuh keluguan, sang bocah hanya berkata : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;“Emang cuma kadang-kadang, Bu guru.” ! &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;Ketika semua anak telah menuliskan kelebihan dirinya, sang guru kemudian melanjutkan instruksi berikutnya : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;“Sekarang anak-anak, coba tuliskan tiga kelemahanmu atau hal-hal yang buruk dalam dirimu.” &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;Seketika ruangan kelas menjadi gaduh. Anak-anak tampak bersemangat. Salah satu dari mereka angkat tangan dan bertanya : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;“Tiga saja, Bu guru?”. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;“Ya, tiga saja!” jawab sang guru. Anak tadi langsung menyambung : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;“Bu guru, jangankan tiga, sepuluh juga bisa!”. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;Apa pelajaran yang bisa kita petik dari cerita sederhana itu? Saya menangkap setidaknya ada beberapa hal penting yang bisa kita pelajari. Salah satunya, kita sering tidak menyadari apa kelebihan diri kita &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;karena lingkungan dan orang di sekitar kita jauh lebih sering mengkomunikasikan kepada kita kejelekan dan kekurangan kita. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;Baru-baru ini, saya menyaksikan di sebuah televisi swasta pertunjukkan seni dari para penyandang cacat. Kami benar-benar terharu. Ada orang buta yang begitu piawai bermain piano atau kecapi. Pria tanpa lengan dan wanita muda yang tuli dapat menari dengan begitu indahnya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;“Luar biasa, dia bisa menari dengan penuh penghayatan. Yang membuat saya heran, dia kan tuli tapi kok bisa mengikuti irama lagu dengan sangat &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;tepat?”, kata saya dalam hati terkagum-kagum. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;Seorang pria buta yang bernyanyi dengan nada merdu sempat berkata, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;“Saudaraku, saya memiliki dua mata seperti Anda. Namun yang ada di depan saya hanyalah kegelapan. Ibu saya mengatakan saya bisa bernyanyi, dan ia &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;memberi saya semangat untuk bernyanyi.” &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;Benarlah apa yang dikatakan Alexander Graham Bell : “Setelah satu pintu tertutup, pintu lainnya terbuka; tetapi kerap kali kita terlalu lama memandangi dan menyesali pintu yang telah tertutup sehingga kita tidak &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;melihat pintu yang telah dibuka untuk kita.” &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;Fokuskan perhatian pada kelebihan kita dan bukan kelemahan kita. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="bodi_artikel"  style="font-size:100%;"&gt;(www.pondokbaca.com)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-94482991894079043?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/94482991894079043/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=94482991894079043&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/94482991894079043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/94482991894079043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2009/10/berfokus-pada-kelebihan-diri.html' title='Berfokus Pada Kelebihan Diri'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-2840839701822312334</id><published>2008-06-24T19:30:00.000-07:00</published><updated>2008-06-24T19:32:27.536-07:00</updated><title type='text'>SIKAP MENTAL POSITIF</title><content type='html'>&lt;p&gt;Para ahli psikologi telah membuktikan bahwa kualitas hidup seseorang sangat dipengaruhi oleh sikap mentalnya. Orang yang mempunyai sikap mental negatif, cenderung menarik hal-hal yang negatif terjadi dalam hidupnya. Sebaliknya, orang yang mempunyai sikap mental positif, menarik hal-hal yang positif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bila anda ingin lebih bahagia, lebih sejahtera dan lebih berhasil. Anda perlu mengembangkan sikap mental yang positif …&lt;/p&gt; &lt;p&gt;so, dibawah ini ada beberapa kiat yang sudah terbukti dan teruji …&lt;br /&gt;&lt;span id="more-195"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;simak aja …&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Berusahalah untuk selalu melihat sisi POSITIF dibalik setiap situasi yang negatif. Ambillah hikmah dibalik setiap musibah, carilah berkah dibalik setiap masalah, petiklah pelajaran dibalik setiap kegagalan. Dengan menemukan hal-hal POSITIF, anda tidak akan dikalahkan oleh situasi yang negatif. Misalnya, anggaplah kegagalan sebagai sukses yang tertunda. Anggaplah hambatan2 sebagai tantangan bukan ancaman. Jadikan kondisi sakit sebagai momen untuk mulai menghargai dan memelihara kesehatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Temukanlah sikap, kebiasaan atau keyakinan yang bersifat negatif. Sadarilah betapa semua itu sangat merusak kehidupan dan kepribadian Lalu, ubahlah dengan sikap, kebiasaan atau keyakinan yang bersifat POSITIF. Misalnya, kebiasaan menunda diganti dengan kebiasaan bertindak, sikap mudah putus asa diganti dengan sikap pantang menyerah, keyakinan bahwa masa depan suram diganti dengan keyakinan bahwa masa depan pasti cemerlang bila kita mempersiapkannya dengan baik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Milikilah keyakinan bahwa untuk setiap masalah selalu ada jalan keluarnya. Tentu saja keyakinan itu sendiri tidak akan menyelesaikan masalah, namun keyakinan itu dapat membuat anda lebih efektif dalam mengatasi masalah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Biasakanlah mengatakan kebenaran yang POSITIF kepada diri sendiri. Tidak perlu menyangkal seakan-akan situasi yang negatif itu tidak ada. Akuilah dengan jujur keadaan sebenarnya, namun kalahkanlah dengan pernyataan yang POSITIF. Misalnya, &lt;em&gt;” Hari ini saya memang gagal, tetapi besok pasti lebih baik “, ” Ujian ini memang berat, tetapi saya pasti bisa lulus “&lt;/em&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Milikilah perbendaharaan kata-kata POSITIF sebanyak mungkin dan royallah mengucapkannya.  Misalnya, &lt;em&gt;” saya gembira “, ” saya tidak akan menyerah “, ” saya optimis akan berhasil “&lt;/em&gt;, dsb. Ingatlah selalu bahwa kata-kata yang diucapkan itu sangat mempengaruhi kehidupan anda. Kata-kata yang negatif merusak kehidupan, sebaliknya kata-kata yang POSITIF membangun kehidupan yang berkualitas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Carilah atmosfir POSITIF dan hiruplah sebanyak mungkin. Bergaullah dengan orang-orang yang berpikiran POSITIF, bijaksana dan berwawasan luas. Bacalah buku-buku atau artikel yang memotivasi anda untuk maju. Kalau memungkinkan, rajinlah menghadiri seminar2 mengenai kepribadian dan pengembangan diri&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Waspadalah terhadap polusi negatif dari orang lain. Betapapun disiplinnya anda menjaga pikiran, anda tetap dapat terkontaminasi oleh kata-kata negatif yang diucapkan oleh orang kepada anda. Misalnya, &lt;em&gt;” sudahlah, itu mustahil !! “, ” kamu tidak akan berhasil “, ” hidup ini sulit “, ” krismon ini membuat kita semua miskin “&lt;/em&gt;, dsb. Jangan biarkan polusi dari luar itu merusak pikiran POSITIF anda. Tangkallah dengan pernyataan yang POSITIF baik diucapkan maupun hanya di dalam hati.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Waspadalah terhadap munculnya perasaan negatif yang dapat merusak. Diantaranya : rasa putus asa, frustasi, depresi, benci dsb. Cobalah temukan penyebabnya dan akuilah dengan jujur, kemudian kendalikanlah dengan pikiran POSITIF. Misalnya, rasa iri hati bila ditelusuri mungkin bersumber dari perasaan tidak mampu. Dan itu seharusnya memacu kita untuk meningkatkan kemampuan. Rasa frustasi dan dipresi mungkin akibat kekecewaan yang berakumulasi. Cobalah menetralisir dengan mencari hiburan, refreshing, dsb.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perkuatlah pikiran yang POSITIF dengan perbuatan-perbuatan POSITIF. Sebagai contoh : olahraga pagi adalah tindakan POSITIF dibandingkan bermalas-malasan ditempat tidur, berpenampilan rapih lebih POSITIF dibanding dengan penampilan seadanya, bergaul lebih POSITIF daripada mengurung diri di rumah, bermain musik atau membaca lebih POSITIF dibandingkan melamun, dsb.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Biasakanlah mengucap syukur denga sungguh-sungguh. Bukti-bukti menunjukkan bahwa ada kekuatan di balik ucapan syukur. Orang-orang yang dapat mensyukuri hidup adalah orang-orang yang dapat lebih menikmati hidup karena bagi mereka hidup adalah anugerah yang luar biasa. Bila anda mengalami kesulitan untuk mengucap syukur, kunjungilah teman yang sedang dirawat di rumah sakit, mampirlah ke Panti Asuhan atau Rumah Jompo. Nanti anda dapat mulai mensyukuri kehidupan dan kesehatan yang tidak ternilai harganya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Percayalah dan serahkanlah seluruh hidup anda kepada Tuhan. Ini adalah langkah utama untuk dapat membentuk sikap mental POSITIF. Hubungan yang baik dengan Tuhan akan membuat anda merasa damai sejahtera. Dengan hati yang sejahtera, anda dapat hidup lebih tenang, lebih realistis dan lebih &lt;strong&gt;P O S I T I F …&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;SEMUANYA TERGANTUNG PADA KITA … WAKTU YANG TUHAN BERIKAN PADA KITA SEBAGAI MAKHLUK CIPTAANNYA ADALAH SAMA .. 24 JAM .. KALAU ORANG LAIN DAPAT BERSIKAP P O S I T I F … MENGAPA DIRI KITA TIDAK BISA …&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;:::::::::: &lt;strike&gt;&lt;em&gt;diemail oleh &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;dyan_sweety9621&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strike&gt;&lt;strike&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strike&gt; ::::::::::&lt;/p&gt;                     &lt;h3&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-2840839701822312334?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/2840839701822312334/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=2840839701822312334&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/2840839701822312334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/2840839701822312334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2008/06/sikap-mental-positif.html' title='SIKAP MENTAL POSITIF'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-4428303152776030801</id><published>2008-05-25T18:13:00.000-07:00</published><updated>2008-05-25T19:45:28.724-07:00</updated><title type='text'>Mengubah Pola Pikir</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Profesional, seorang wanita tua, hidup begitu menyedihkan. Ia menangis setiap hari. Ketika hari hujan ia menangis, begitu juga hari panas. Seorang laki-laki yang merasa iba bertanya kepadanya, "Mengapa Ibu menangis." Lalu wanita itu menjawab, : Aku punya dua orang putri. Yang satu berjualan sepatu kain dan yang satu berjualan payung. Kalau musim hujan aku memikirkan putriku yang berjualan sepatu kain, aku sedih karena sepatunya tidak laku. Begitu juga ketika musim panas, aku memikirkan putriku yang berjalan payung, dan aku sedih karena payung putriku tidak laku." Lalu si pria mengatakan, "Untuk berbahagia, cobalah ubah cara pandang Ibu. Kalau musim kemarau, pikirkanlah putrimu yang berjualan sepatu kain. Maka engkau akan senang karena melihat bagaimana sepatu kain putrimu laku. Sementara ketika musim hujan, pikirkan putrimu yang berjualan payung. Maka engkau akan senang sebab payung putrimu banyak yang laku."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Baik buruknya kehidupan kita ternyata sangat ditentukan oleh pola pikir. Bila kita berpikir tentang hal-hal yang menyenangkan, maka kita akan menjadi senang. Jika memikirkan hal-hal menyedihkan, maka kita akan sedih. Jadi belajarlah untuk berpikir positif agar hidup kita bahagia, percaya diri, optimis, dan penuh gairah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Profesional, cara kita memandang duinia ini sangat menentukan setiap keputusan dan perbuatan yang akan kita lakukan. Jadi bila saat ini kita tidak puas dengan keadaan kita, mungkin kita harus mengubah perilaku dan pola pikir kita. Kesuksesan bukan berarti ketiadaan masalah. Untuk mencapainya, cukup hanya merubah cara pandang kita terhadap masalah itu sendiri. Bagaimana menurut Anda?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sumber : Renungan Bulanan Profesional, Senin 26 Mei 2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-4428303152776030801?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/4428303152776030801/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=4428303152776030801&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/4428303152776030801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/4428303152776030801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2008/05/mengubah-pola-pikir.html' title='Mengubah Pola Pikir'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-1329580471984597621</id><published>2008-05-21T19:38:00.000-07:00</published><updated>2008-05-21T19:39:37.127-07:00</updated><title type='text'>Apa Mimpi Anda?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Konon, hanya ada dua jenis manusia di muka bumi ini. Pertama, mereka yang berani bermimpi. Kedua, mereka yang tidak berani bermimpi. Jenis kedua tidak diceritakan disini. Bukannya tak menarik, tapi saya memang sedang ingin bercerita tentang yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  Ngomong-ngomong, apakah Anda pernah bermimpi? Memimpikan meraih sesuatu, katakanlah menjadi direktur &lt;i&gt;marketing&lt;/i&gt; dalam lima tahun ke depan, menjadi pengusaha restoran top. Lalu, demi meraih mimpi itu Anda berusaha, dan tentu saja berdoa, bersungguh-sungguh, mengerahkan segenap daya upaya bahkan rela mengucurkan keringat, darah dan air mata. Pernah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau jawabannya "ya", saya ingin sedikit berbagi cerita tentang bermimpi. Kebetulan, saya juga sedang memimpikan sesuatu dan sedang berjuang mewujudkannya. Mimpi saya, 15 tahun dari sekarang saya menjadi wakil bupati!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betul, saya mendapat beragam reaksi ketika saya menceritakan mimpi tersebut kepada keluarga, teman atau orang baru kenal yang mengajak mengobrol di kendaraan umum --saya bekerja di Jakarta, tapi tinggal sekitar 100 km di luar kota, dan hampir setiap hari naik bus antarkota. Tak semua komentar membesarkan hati memang. Bahkan, ada pula yang menanggapinya dengan tertawa seraya mengolok-olok --kalau ketemu yang seperti ini saya tidak ambil pusing, cuma &lt;i&gt;diketawain gak&lt;/i&gt; bikin benjut toh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang hampir pasti, dari semua pendengar (Anda juga, mungkin), saya? selalu mendapat pertanyaan sama, "Mengapa wakil bupati, bukan menjadi bupati?" Untuk menjawabnya saya biasanya buka kartu. "Selain dorongan hati nurani, mimpi saya ini ada teorinya lho. &lt;i&gt;Gak&lt;/i&gt; asal &lt;i&gt;ngimpi&lt;/i&gt;!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Teori" mengenai bermimpi ini saya dapatkan saat mengikuti pelatihan Kubik Leadership pertengahan 2006 lalu. Pelatihan yang dimotori Jamil Azzaini, Indrawan Nugroho dan Farid Poniman ini memang mengajak pesertanya untuk berani bermimpi, membuat rencana untuk mewujudkannya, dan tahu kapan mimpi itu harus menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap peserta pelatihan diminta membuat mimpi besar yang spesifik dan tertulis. Mengapa tertulis? Ini merujuk pada sebuah hasil penelitian yang dilakukan Yale University Amerika kepada mahasiswanya yang lulus. Yale University menanyai mereka, apakah mereka punya mimpi? Yang menjawab punya mimpi hanya 33%. Dari 33% itu ditanya lagi, berapa yang menuliskan mimpinya, ternyata 33% saja. Duapuluh tahun kemudian dilakukan penelitian, mereka yang memiliki mimpi dan menuliskannya mampu mewujudkannya dan menjadi orang besar sementara yang tidak punya mimpi menjadi orang biasa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar bisa mewujudkan mimpi, pelatihan Kubik Leadership menginspirasi pesertanya untuk kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas. Tentu ada resep-resep lainnya yang mereka berikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ihwal kerja cerdas, &lt;i&gt;trainer&lt;/i&gt; Kubik Leadership Farid Poniman menjelaskan, kita harus memahami dan mampu mengoptimalkan mesin kecerdasan yang kita miliki agar bisa bergerak cepat di lintasan "mimpi" kita. Menurut dia, mengadaptasi tipologi kepribadian Jung, ada empat jenis mesin kecerdasan manusia. Yakni, &lt;i&gt;Sensing, Thinking, Intuiting&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Feeling&lt;/i&gt;; tergantung belahan otak mana yang paling dominan bekerja atau digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Mesin kecerdasan &lt;i&gt;Sensing&lt;/i&gt; untuk belahan otak kiri bawah (limbik kiri), mesin kecerdasan &lt;i&gt;Thinking&lt;/i&gt; untuk belahan otak kiri atas (neokorteks kiri), mesin kecerdasan &lt;i&gt;Intuiting&lt;/i&gt; untuk belahan otak kanan atas (neokorteks kanan), mesin kecerdasan &lt;i&gt;Feeling&lt;/i&gt; untuk belahan otak kanan bawah (limbik kanan). Dengan mengenal mesin-mesin kecerdasan maka kita akan mengetahui letak kekuatan dan kelemahan kita, sehingga kita dapat berperan secara tepat dalam menjalankan tugas-tugas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Masih menurut Farid Poniman, setiap mesin kecerdasan memiliki orientasi berbeda. Tipe &lt;i&gt;Sensing&lt;/i&gt; berorientasi pada "Harta", &lt;i&gt;Thinking&lt;/i&gt; pada "Tahta", &lt;i&gt;Intuiting&lt;/i&gt; pada "Kata" dan &lt;i&gt;Feeling&lt;/i&gt; pada "Cinta". Kubik Leadership menyebutnya sebagai 4 TA. Dengan demikian, dapat dipahami mengapa mereka yang tergolong tipe &lt;i&gt;Sensing&lt;/i&gt; akan lebih memilih mengejar "mimpi" yang berkaitan dengan kekayaan, sementara tipe &lt;i&gt;Thinking&lt;/i&gt; lebih suka mengejar jabatan atau kedudukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sekian jenis mesin kecerdasan itu, berdasarkan hasil tes –harus menjawab sejumlah pertanyaan tertulis untuk tahu mesin kecerdasan kita– rupanya saya termasuk tipe &lt;i&gt;Instink&lt;/i&gt;. Tipe ini tergolong unik jika dibandingkan empat tipe yang "normal" tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jika keempat tipe tadi hanya dominan di satu sisi, tipe &lt;i&gt;Instink&lt;/i&gt; mampu menggunakan keempat belahan otaknya dengan sama baiknya. Karenanya, tipe &lt;i&gt;Instink&lt;/i&gt; berpotensi sukses "mengejar apa saja". Namun, yang teristimewa dari tipe in, akan lebih sukses dan nyaman jika menempati "posisi kedua", misalnya dengan menjadi wakil bupati!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sekelumit cerita soal bermimpi. Syukur kalau Anda kemudian terinspirasi untuk punya mimpi. Dengarlah apa kata Sakichi Toyoda. Bapak pendiri perusahaan Toyota ini berujar, setiap orang perlu mengambil proyek besar paling tidak sekali dalam hidupnya dan membuat kontribusi yang positif dalam hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Nah, sekarang, apa mimpi Anda?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Oleh: Imam S&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-1329580471984597621?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/1329580471984597621/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=1329580471984597621&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/1329580471984597621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/1329580471984597621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2008/05/apa-mimpi-anda.html' title='Apa Mimpi Anda?'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-7614786462966438940</id><published>2008-05-21T17:35:00.000-07:00</published><updated>2008-05-21T19:25:00.574-07:00</updated><title type='text'>Mengatasi Penyakit Dalih</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Profesional, Sembilan puluh sembilan persen kegagalan datang dari orang yang punya kebiasaan suka membuat alasan, begitu kata George Washington Carver. Daripada mencari jalan keluar, mereka memilih untuk membuat 1001 dalih mengenai kegagalan mereka. Dalam buku The Magic of Thinking Big, David J.Schwartz menjelaskan mengenai penyakit pikiran yang mematikan alias penyakit dalih (excuisitis). Orang-orang gagal senantiasa berdalih mengenai kegagalan mereka. Penyakit dalih tersebut biasanya muncul dalam beberapa bentuk. Seperti dalih kesehatan, usia, inteligensi, nasib, dsb.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Daripada membuat alasan, orang sukses memilih untuk mencari cara mewujudkan impian mereka. Daripada berdiam diri dan menunggu datangnya kesempatan, mereka memilih pergi keluar dan menemukan kesempatan itu. Bahkan mereka mampu menciptakan kesempatan dalam kesempitan.&lt;br /&gt;E.M. Gray menegaskan, orang-orang sukses mempunyai kebiasaan melakukan hal-hal yang tidak suka dilakukan orang gagal. Jika saat ini kita masih suka membuat dalih, buatlah komitmen untuk mengubah kebiasaan itu. Jangan biarkan potensi diri kita dibelenggu oleh dalih-dalih tersebut.&lt;br /&gt;Theodore Roosevelt pernah berkata &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;"Lakukan apa yang Anda bisa, dengan apa yang Anda miliki, di mana pun Anda berada."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Profesional, ada sebuah syair dari Afrika yang dapat membantu memotivasi kita. Setiap pagi di Afrika, seekor rusa bangun. Ia tahu bahwa ia harus berlari lebih cepat daripada singa tercepat. Jika tidak, ia akan terbunuh. Setiap pagi seekor singa bangun, ia tahu bahwa ia harus berlari lebih cepat daripada rusa terlamban. Jika tidak, ia akan mati kelaparan. Tidak penting apakah Anda adalah sang rusa atau sang singa. Saat matahari terbit, Anda sebaiknya mulai berlari. Selamat tinggal penyakit dalih!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sumber : Renungan Bulanan Profesional, 22 Mei 2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-7614786462966438940?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/7614786462966438940/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=7614786462966438940&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/7614786462966438940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/7614786462966438940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2008/05/mengatasi-penyakit-dalih.html' title='Mengatasi Penyakit Dalih'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-1843606561939980351</id><published>2008-05-21T00:49:00.000-07:00</published><updated>2008-05-21T19:26:36.909-07:00</updated><title type='text'>SANG TUNANETRA YANG LUAR BIASA</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt; Hidup adalah pembelajaran tanpa henti. Setiap hari, setiap saat, dan setiap waktu, jika kita telaah lebih jauh, selalu menjadi momen pembelajaran. Baik itu berupa halangan, rintangan, tantangan, atau berbagai kejadian apa pun yang kita temui. Jika bisa disikapi dengan cara yang bijak, maka selalu ada sisi positif yang bisa kita ambil sebagai bagian proses belajar.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt; Maka, tak salah, jika orang mengatakan bahwa pengalaman adalah guru terbaik. Namun, semua itu harus dikembalikan kepada individu yang menjalaninya. Jika tak ada proses evaluasi dan tindakan perbaikan, pembelajaran yang didapatkan pun tak akan maksimal. Hadirnya pengalaman, baru akan bernilai jika kita bisa memaknainya dengan sudut pandang dan &lt;i&gt;mindset&lt;/i&gt; positif. &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;  Seperti yang saya jumpai saat saya memberikan seminar di Asian Agri Medan pada tanggal 8 Januari 2008, dengan tema &lt;i&gt;"If Better is Possible, Good is Not Enough"&lt;/i&gt;. Ketika acara, saya mendapat "pelajaran" yang sangat berharga. Sebagaimana setiap kali seminar, ada banyak orang yang antusias mengikuti seminar. Kemudian, banyak pula yang lantas ingin berfoto dan meminta tanda tangan. Namun, ada satu hal yang luar biasa saat itu. Salah satu orang yang sangat antusias tersebut ternyata adalah seorang penyandang tunanetra. &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt; Yang menjadikannya luar biasa, orang yang bernama Roswidi itu, adalah tekadnya. Meski punya keterbatasan fisik, hal tersebut tidak menjadi halangan baginya untuk berkarya. Hebatnya, dengan kekurangan itu, ia ternyata adalah sosok yang berada di balik suksesnya acara seminar. Pria yang mengaku sebagai pendengar setia acara saya, Smart Motivation di radio Smart FM setiap Senin ini, adalah &lt;i&gt;event organizer&lt;/i&gt; acara yang khusus menangani &lt;i&gt;sound system&lt;/i&gt; acara. Dengan keterbatasan itu, Roswidi membuktikan pada semua orang, bahwa ia tak beda dengan orang kebanyakan. &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt; Bicaranya yang terdengar semangat, menunjukkan betapa keterbatasan yang dimilikinya, sama sekali bukan halangan untuk sukses. Bahkan, ia mengaku sudah menjalani usaha &lt;i&gt;sound system&lt;/i&gt; itu selama lima tahunan. Sebelumnya, ia juga pernah menjadi pemain &lt;i&gt;keyboard&lt;/i&gt; di berbagai acara. Selain itu, ia ternyata juga menjadi pengusaha onderdil sepeda. Roswidi benar-benar menunjukkan kepada saya dan semua orang yang hadir saat itu, bahwa sukses memang hak siapa saja, &lt;i&gt;"Success is my right!"&lt;/i&gt; Ia adalah contoh nyata orang yang bisa "melihat" dengan tekad dan hati, bahwa halangan dan tantangan, sebenarnya hanyalah bagian dari proses pembelajaran diri. &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt; Jika menengok keadaan kita, hal ini tentu adalah sebuah hal yang sangat luar biasa. Semangat dan daya juang Roswidi patut dicontoh. Apalagi, bagi kita yang dikaruniai tubuh lengkap dan tak kurang suatu apa pun. Seharusnya, dari contoh kisah Roswidi ini, bisa menumbuhkan semangat dalam diri. &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt; Sungguh, perjalanan saya kali ini ke kota Medan memberi pengalaman yang luar biasa. Apalagi, Roswidi sempat berkata, "Kita dapat melakukan apa pun, meski tanpa kedua mata. Sebab, kita masih punya kaki, tangan, otak, dan pikiran yang bisa kita maksimalkan." Sebuah kalimat sederhana, namun mengandung arti yang sangat luar biasa. Roswidi membuktikan, bahwa dengan tindakan nyata, ia pun bisa berkarya layaknya manusia seutuhnya. &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;  Untuk itu, seperti komitmen saya untuk menjadikan tahun ini sebagai tahun &lt;i&gt;Think and Action 2008&lt;/i&gt;, kisah Roswidi ini seharusnya mampu memacu kita untuk berpikir dan bertindak maksimal. Jika orang yang kurang secara fisik saja (maaf: buta) mampu, bagaimana dengan kita yang sehat? &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt; Maka, mari kita jadikan semua cobaan dan tantangan, bukan sebagai halangan. Namun, justru jadi batu loncatan menuju kesuksesan. Dengan &lt;i&gt;think and action&lt;/i&gt;, kita buktikan diri mampu menjemput semua impian.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;    Salam sukses Luar Biasa!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Andrie Wongso&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-1843606561939980351?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/1843606561939980351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=1843606561939980351&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/1843606561939980351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/1843606561939980351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2008/05/sang-tunanetra-yang-luar-biasa.html' title='SANG TUNANETRA YANG LUAR BIASA'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-7461128726471071184</id><published>2008-05-21T00:41:00.000-07:00</published><updated>2008-05-21T19:27:58.272-07:00</updated><title type='text'>DOA SANG JENDERAL</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt; Pada masa Perang Dunia Kedua, tepatnya bulan Mei 1952, seorang jenderal kenamaan, Douglas Mac Arthur, menulis sebuah puisi untuk putra tercintanya yang saat itu baru berusia 14 tahun. Puisi tersebut mencerminkan harapan seorang ayah kepada anaknya. Ia memberi sang anak puisi indah yang berjudul “Doa untuk Putraku”. Inilah isi puisi tersebut:&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt; &lt;i&gt;&lt;b&gt;Doa untuk Putraku&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt; &lt;i&gt;&lt;b&gt;Tuhanku...&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;  &lt;i&gt;Bentuklah putraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk mengetahui kelemahannya. Dan, berani menghadapi dirinya sendiri saat dalam ketakutan&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;  &lt;i&gt;Manusia yang bangga dan tabah dalam kekalahan &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;  &lt;i&gt;Tetap Jujur dan rendah hati dalam kemenangan&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;  &lt;i&gt;Bentuklah putraku menjadi manusia yang berhasrat mewujudkan cita-citanya dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;  &lt;i&gt;Seorang putra yang sadar bahwa mengenal Engkau dan dirinya sendiri adalah landasan segala ilmu pengetahuan&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;  &lt;i&gt;&lt;b&gt;Tuhanku...&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;  &lt;i&gt;Aku mohon, janganlah pimpin putraku di jalan yang mudah dan lunak. Namun, tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan dan tantangan&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;  &lt;i&gt;Biarkan putraku belajar untuk tetap berdiri di tengah badai dan senantiasa belajar  untuk mengasihi mereka yang tidak berdaya&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt; Ajarilah dia berhati tulus dan bercita-cita tinggi, sanggup memimpin dirinya sendiri, sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;  &lt;i&gt;Berikanlah hamba seorang putra yang mengerti makna tawa ceria tanpa melupakan makna tangis duka&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;  &lt;i&gt;Putra yang berhasrat untuk menggapai masa depan yang cerah &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;  &lt;i&gt;namun tak pernah melupakan masa lampau &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;  &lt;i&gt;Dan, setelah semua menjadi miliknya...&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;  &lt;i&gt;Berikan dia cukup rasa humor sehingga ia dapat bersikap sungguh-sungguh  namun tetap mampu menikmati hidupnya&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;  &lt;i&gt;&lt;b&gt;Tuhanku...&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;  &lt;i&gt;Berilah ia kerendahan hati...&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;  &lt;i&gt;Agar ia ingat akan kesederhanaan dan keagungan yang hakiki...&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;  &lt;i&gt;Pada sumber kearifan, kelemahlembutan, dan kekuatan yang sempurna...&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;  &lt;i&gt;Dan, pada akhirnya bila semua itu terwujud, hamba, ayahnya, dengan berani berkata “hidupku tidaklah sia-sia”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;    Pembaca yang budiman,&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt; Puisi yang ditulis oleh Jenderal Douglas MacArthur tersebut merupakan sebuah puisi yang luar biasa. Puisi itu adalah sebuah cermin seorang ayah yang mengharapkan anaknya kelak mampu menjadi manusia yang ber-Tuhan sekaligus mampu menjadi manusia yang tegar, tidak cengeng, tidak manja, dan bertanggung jawab atas kehidupannya sendiri. &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;Seperti contoh sepenggal puisi di atas yg berbunyi: “Janganlah pimpin putraku di jalan yang mudah dan lunak, tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan dan tantangan.” Puisi ini menunjukkan bahwa sang jenderal sadar tidak ada jalan yang rata untuk kehidupan sukses yang berkualitas. &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt; Seperti kata mutiara yang tidak bosan saya ucapkan: “Kalau Anda lunak pada diri sendiri, kehidupan akan keras terhadap Anda. Namun, kalau Anda keras pada diri sendiri, maka kehidupan akan lunak terhadap Anda.” &lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;Untuk itu, jangan kompromi atau lunak pada sikap kita yang destruktif, merusak, dan cenderung melemahkan. Maka, senantiasalah belajar bersikap tegas dan keras dalam membangun karakter yang konstruktif, membangun, demi menciptakan kehidupan sukses yang gemilang, hidup penuh kebahagiaan!!&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;By : Andrie Wongso&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-7461128726471071184?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/7461128726471071184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=7461128726471071184&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/7461128726471071184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/7461128726471071184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2008/05/doa-sang-jenderal.html' title='DOA SANG JENDERAL'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-4906658269590478140</id><published>2008-04-02T18:30:00.000-07:00</published><updated>2008-05-21T19:30:15.442-07:00</updated><title type='text'>Lord, Why don't you help me?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Ada seorang laki - laki yang tinggal di dekat sebuah sungai. Bulan - bulan musim penghujan sudah dimulai.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;Hampir tidak ada hari tanpa hujan baik hujan rintik-rintik maupun hujan lebat.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;Pada suatu hari terjadi bencana di daerah tersebut. Karena hujan turun deras agak berkepanjangan, permukaan sungai semakin lama semakin naik, dan akhirnya terjadilah banjir.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;Saat itu banjir sudah sampai ketinggian lutut orang dewasa. Daerah tersebut pelan-pelan mulai terisolir. Orang - orang sudah banyak yang mulai mengungsi dari daerah tersebut, takut kalau permukaan air semakin tinggi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;Lain dengan orang-orang yang sudah mulai ribut mengungsi, lelaki tersebut tampak tenang tinggal dirumah. Akhirnya datanglah truk penyelamat berhenti di depan rumah lelaki tersebut.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;“Pak, cepat masuk ikut truk ini, nggak lama lagi banjir semakin tinggi”, teriak salah satu regu penolong ke lelaki tersebut.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;S lelaki menjawab: “Tidak, terima kasih, anda terus saja menolong yang lain. Saya pasti akan diselamatkan Tuhan. Saya ini kan sangat rajin berdoa.”&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa kali membujuk tidak bisa, akhirnya truk tersebut melanjutkan perjalanan untuk menolong yang lain.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;Permukaan air semakin tinggi. Ketinggian mulai mencapai 1.5 meter. Lelaki tersebut masih di rumah, duduk di atas almari.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;Datanglah regu penolong dengan membawa perahu karet dan berhenti di depan rumah lelaki tersebut.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;“Pak, cepat kesini, naik perahu ini. Keadan semakin tidak terkendali. Kemungkinan air akan semakin meninggi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;Lagi-lagi laki-laki tersebut berkata: ” Terima kasih, tidak usah menolong saya, saya orang yang beriman, saya yakin Tuhan akan selamatkan saya dari keadaan ini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;Perahu dan regu penolongpun pergi tanpa dapat membawa lelaki tersebut.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;Perkiraan banjir semakin besar ternyata menjadi kenyatan. Ketinggian air sudah sedemikian tinggi sehingga air sudah hampir menenggelamkan rumah-rumah disitu. Lelaki itu nampak di atas wuwungan rumahnya sambil terus berdoa.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;Datanglah sebuah helikopter dan regu penolong. Regu penolong melihat ada seorang laki-laki duduk di wuwungan rumahnya. Mereka melempar tangga tali dari pesawat. Dari atas terdengar suara dari megaphone: ” Pak, cepat pegang tali itu dan naiklah kesini. “, tetapi lagi-lagi laki-laki tersebut menjawab dengan berteriak:”Terima kasih, tapi anda tidak usah menolong saya. Saya orang yang beriman dan rajin berdoa. Tuhan pasti akan menyelamatkan saya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;Ketinggian banjir semakin lama semakin naik, dan akhirnya seluruh rumah di daerah tersebut sudah terendam seluruhnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;Bagaimana nasib lelaki tersebut?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;Lelaki tersebut akhirnya mati tenggelam.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;Di akhirat dia dihadapkan pada Tuhan. Lelaki ini kemudian mulai berbicara bernada protes:”Ya Tuhan, aku selalu berdoa padamu, selalu ingat padamu, tapi kenapa aku tidak engkau selamatkan dari banjir itu?”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;Tuhan menjawab dengan singkat: “Aku selalu mendengar doa-doamu, untuk itulah aku telah mengirimkan Truk, kemudian perahu dan terakhir pesawat helikopter. Tetapi kenapa kamu tidak ikut salah satupun?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;Sebuah cerita menarik. Demikian juga dalam kehidupan kita, kita bekerja dan selalu melakukan doa kepada Allah s.w.t. Dan Allah sudah sering mengirimkan “truk”, “perahu”, dan “pesawat” kepada kita, tapi kita tidak menyadarinya.&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: justify;"&gt;source : anonymous&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-4906658269590478140?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/4906658269590478140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=4906658269590478140&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/4906658269590478140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/4906658269590478140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2008/04/lord-why-dont-you-help-me.html' title='Lord, Why don&apos;t you help me?'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-4421193202843293402</id><published>2008-04-02T01:21:00.001-07:00</published><updated>2008-05-21T19:36:29.789-07:00</updated><title type='text'>Kekuatan Pikiran</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap orang adalah produk dari pikirannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpikir RAGU, maka Anda akan GAGAL.&lt;br /&gt;Berpikir MENANG, maka Anda akan BERHASIL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percaya, benar-benar percaya bahwa Anda dapat memindahkan gunung, maka Anda pun mampu melakukannya. Kesangsian berjalan bersama-sama dengan kegagalan. Jika Anda percaya "SAYA DAPAT MELAKUKANNYA" dan benar-benar percaya, maka "BAGAIMANA CARA MELAKUKANNYA" akan berkembang secara otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan, kepercayaan yang kuat menggerakkan pikiran untuk mencari jalan dan sarana serta cara melakukannya. Dan percaya bahwa Anda dapat berhasil membuat orang lain menaruh kepercayaan kepada Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(David J. Schwartz: Berpikir dan Berjiwa Besar)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-4421193202843293402?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/4421193202843293402/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=4421193202843293402&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/4421193202843293402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/4421193202843293402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2008/04/kekuatan-pikiran_5008.html' title='Kekuatan Pikiran'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-769014074928861681</id><published>2007-10-02T08:00:00.000-07:00</published><updated>2007-10-01T18:10:57.504-07:00</updated><title type='text'>Kehidupan Sang Elang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt; Elang merupakan  jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang didunia.  &lt;/span&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Umurnya dapat  mencapai 70 tahun. Tetapi untuk mencapai umur sepanjang itu seekor elang harus  membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke  40.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;          &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span lang="FR"&gt; Ketika  elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi panjang dan  membengkok hingga hampir menyentuh dadanya. Sayapnya menjadi sangat berat karena  bulunya telah tumbuh lebat dan tebal,sehingga sangat menyulitkan waktu terbang.  Pada saat itu, elang hanya mempunyai dua pilihan: Menunggu kematian, atau  Mengalami suatu proses transformasi yang sangat menyakitkan --- suatu proses  transformasi yang panjang selama 150 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk  melakukan transformasi itu, elang harus berusaha keras terbang keatas puncak  gunung untuk kemudian membuat sarang ditepi jurang , berhenti dan tinggal disana  selama proses transformasi berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama, elang harus  mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dari  mulutnya, kemudian berdiam beberapa lama menunggu tumbuhnya paruh baru. Dengan  paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu persatu cakar-cakarnya dan  ketika cakar yang baru sudah tumbuh, ia akan mencabut bulu badannya satu demi  satu. Suatu proses yang panjang dan menyakitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima  bulan kemudian, bulu-bulu elang yang baru sudah tumbuh.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span lang="FR"&gt;Elang  mulai dapat terbang kembali. Dengan paruh dan cakar baru, elang tersebut  mulai menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh energi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam  kehidupan kita ini, kadang kita juga harus melakukan suatu keputusan yang sangat  berat untuk memulai sesuatu proses pembaharuan. Kita harus berani dan mau  membuang semua kebiasaan lama yang mengikat, meskipun kebiasaan lama itu   adalah sesuatu yang menyenangkan dan  melenakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita  harus rela untuk meninggalkan perilaku lama kita agar kita dapat mulai terbang  lagi menggapai tujuan yang lebih baik di masa depan. Hanya bila kita   bersedia melepaskan beban lama, membuka diri untuk belajar hal-hal yang  baru, kita baru mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kita  yang terpendam, mengasah keahlian baru dan menatap masa depan dengan  penuh keyakinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halangan terbesar untuk berubah terletak di dalam diri  sendiri dan andalah sang penguasa atas diri anda.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span lang="FR"&gt;Jangan  biarkan masa lalu menumpulkan asa dan melayukan semangat kita.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span lang="FR"&gt;Anda  adalah elang-elang itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Perubahan  pasti terjadi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt; Maka  itu, kita harus berubah!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;by : cetivasi@yahoogroups.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-769014074928861681?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/769014074928861681/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=769014074928861681&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/769014074928861681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/769014074928861681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2007/10/kehidupan-sang-elang.html' title='Kehidupan Sang Elang'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-8827085839453145016</id><published>2007-10-01T18:17:00.000-07:00</published><updated>2007-10-01T18:40:15.993-07:00</updated><title type='text'>Enam Batu Ujian Cinta</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bagaimana kami tahu bahwa cinta kami cukup dalam untuk menghantar kami kearah berdampingan seumur hidup, menuju kepada kesetiaan yang sempurna?&lt;br /&gt;Bagaimana kami dapat yakin bahwa cinta kami ini cukup matang untuk diikatsumpah nikah serta janji untuk berdampingan seumur hidup sampai maut memisahkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ujian untuk merasakan sesuatu bersama&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Cinta sejati ingin merasakan bersama, memberi, mengulurkan tangan. Cintasejati memikirkan pihak yang lainnya, bukan memikirkan diri sendiri. Jikakalian membaca sesuatu, pernahkah kalian berpikir, aku ingin membagi ini bersama sahabatku? Jika kalian merencanakan sesuatu, adakah kalian hanyaberpikir tentang apa yang ingin kalian lakukan, ataukah apa yang akanmenyenangkan pihak lain? Sebagaimana Herman Oeser, seorang penulis Jerman pernah mengatakan, "Mereka yang ingin bahagia sendiri, janganlah kawin.Karena yang penting dalam perkawinan ialah membuat pihak yang lain bahagia. Mereka yang ingin dimengerti pihak yang lain, janganlah kawin. Karena yang penting di sini ialah mengerti pasangannya." Maka batu ujian yang pertama ialah:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Apakah kita bisa sama-sama merasakan sesuatu? Apakah aku ingin menjadi bahagia atau membuat pihak yang lain bahagia?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ujian kekuatan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Saya pernah menerima surat dari seorang yang jatuh cinta, tapi sedang risau hatinya. Dia pernah membaca entah di mana, bahwa berat badan seseorang akan berkurang kalau orang itu betul-betul jatuh cinta. Meskipun dia sendirimencurahkan segala perasaan cintanya, dia tidak kehilangan berat badannyadan inilah yang merisaukan hatinya. Memang benar, bahwa pengalaman cinta itu juga bisa mempengaruhi keadaan jasmani. Tapi dalam jangka panjang cinta sejati tidak akan menghilangkan kekuatan kalian; bahkan sebaliknya akan memberikan kekuatan dan tenaga baru pada kalian. Cinta akan memenuhi kalian dengan kegembiraan serta&lt;br /&gt;membuat kalian kreaktif, dan ingin menghasilkanlebih banyak lagi. Batu ujian kedua :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Apakah cinta kita memberi kekuatan baru dan memenuhi kita dengan tenaga kreaktif, ataukah cinta kita justru menghilangkan kekuatan dan tenaga kita?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ujian penghargaan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Cinta sejati berarti juga menjunjung tinggi pihak yang lain. Seorang gadis mungkin mengagumi seorang jejaka, ketika ia melihatnya bermain bola dan mencetak banyak gol. Tapi jika ia bertanya pada diri sendiri, "apakah aku mengingini dia sebagai ayah dari anak-anakku?", jawabnya sering sekalimenjadi negatif. Seorang pemuda mungkin mengagumi seorang gadis, yang dilihatnya sedang berdansa. Tapi sewaktu ia bertanya pada diri sendiri,"apakah aku mengingini dia sebagai ibu dari anak-anakku?", gadis tadi mungkin akan berubah dalam pandangannya. Pertanyaannya ialah: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;"Apakah kita benar-benar sudah punya penghargaan yang tinggi satu kepadayang lainnya? Apa aku bangga atas pasanganku?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ujian kebiasaan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Pada suatu hari seorang gadis Eropa yang sudah bertunangan datang pada saya. Dia sangat risau, "Aku sangat mencintai tunanganku," katanya,"tapi aku tak tahan caranya dia makan apel." Gelak tawa penuh pengertian memenuhi ruangan. "Cinta menerima orang lain bersama dengan kebiasaannya. Jangan kawin berdasarkan paham cicilan, lalu mengira bahwa kebiasaan-kebiasaan itu akanberubah di kemudian hari. Kemungkinan besar itu takkan terjadi. Kalian harus menerima pasanganmu sebagaimana adanya beserta segala kebiasaan dan kekurangannya. Pertanyaannya:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Apakah kita hanya saling mencintai atau juga saling menyukai?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ujian pertengkaran&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Bilamana sepasang muda mudi datang mengatakan ingin kawin, saya selalu menanyakan mereka, apakah mereka pernah sesekali benar-benar bertengkar? tidak hanya berupa perbedaan pendapat yang kecil, tetapi benar-benar bagaikan berperang. Seringkali mereka menjawab, "Ah, belum pernah, pak, kami saling mencintai." Saya katakan kepada mereka, "Bertengkarlah dahulu -barulah akan kukawinkan kalian." Persoalannya tentulah, bukan pertengkarannya, tapi kesanggupan untuk saling berdamai lagi. Kemampuan ini mesti dilatih dan diuji sebelum kawin. Bukan seks, tapi batu ujian pertengkaranlah yang merupakan pengalaman yang "dibutuhkan" sebelum kawin. Pertanyaannya:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Bisakah kita saling memaafkan dan saling mengalah?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ujian waktu&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Sepasang muda mudi datang kepada saya untuk dikawinkan. "Sudah berapa lama kalian saling mencintai?" Tanya saya. "Sudah tiga, hampir empat minggu,"jawab mereka. Ini terlalu singkat. Menurut saya minimum satu tahun bolehlah. Dua tahun lebih baik lagi. Ada baiknya untuk saling bertemu, bukan saja pada hari-hari libur atau hari minggu dengan berpakaian rapi, tapi juga pada saat bekerja di dalam hidup sehari-hari, waktu belum rapi, atau cukur, masih mengenakan kaos oblong, belum cuci muka, rambut masih awut-awutan, dalam suasana yang tegang atau berbahaya. Ada suatu peribahasa kuno, "Jangan kawin sebelum mengalami musim panas dan musim dingin bersama dengan pasanganmu."Sekiranya kalian ragu-ragu tentang perasaan cintamu, sang waktu akan memberi kepastian. Tanyakan:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Apakah cinta kita telah melewati musim panas dan musim dingin?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Sudah cukup lamakah kita saling mengenal?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan izinkan saya memberikan suatu kesimpulan yang gamblang. Seks bukan batu ujian bagi cinta. "Jika sepasang muda mudi ingin punya hubungan seksual untuk mengetahuiapakah mereka saling mencintai, perlu ditanyakan pada mereka, "Demikiankecilnya cinta kalian?" Jika kedua-duanya berpikir, "Nanti malam kita mesti melakukan seks - kalau tidak pasanganku akan mengira bahwa aku tidakmencintai dia atau bahwa dia tidak mencintai aku," maka rasa takut akankemungkinan gagal sudah cukup menghalau keberhasilan percobaan itu. Seks bukan suatu batu ujian bagi cinta, sebab seks akan musnah saat diuji.Cobalah adakan observasi atas diri saudara sendiri pada waktu saudara pergitidur. Saudara mengobservasi diri sendiri, kemudian tidak bisa tidur. Atau saudara tidur, kemudian tidak lagi bisa mengobservasi diri sendiri. Samabenar halnya dengan seks sebagai suatu batu ujian untuk cinta. Saudara menguji, sesudah itu tidak lagi mau mencintai. Atau saudara mencintai, kemudian tidak menguji. Untuk kepentingan cinta itu sendiri, cinta perlu mengekang menyatakan dirinya secara jasmaniah sampai bisa dimasukkan kedalam dinamika segitiga perkawinan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-8827085839453145016?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/8827085839453145016/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=8827085839453145016&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/8827085839453145016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/8827085839453145016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2007/10/enam-batu-ujian-cinta.html' title='Enam Batu Ujian Cinta'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-1937673158357425658</id><published>2007-09-27T09:30:00.001-07:00</published><updated>2007-09-26T21:17:51.993-07:00</updated><title type='text'>Kura-Kura</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify; font-family: courier new;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ada satu keluarga kura2 memutuskan untuk pergi bertamasya. Dasarnya kura2, dari sononya memang sudah serba lambat, untuk mempersiapkan piknik ini saja mereka butuhkan waktu 7 tahun. Akhirnya keluarga kura2 ini meninggalkan hunian mereka, pergi mencari tempat yang cocok untuk kegiatan piknik mereka. Baru ditahun kedua mereka temukan lokasi yang sesuai dan cocok!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama enam bulan mereka membersihkan tempat itu, membongkari semua keranjang2 perbekalan piknik, dan membenah-susuni tempat itu. Lalu mereka baru sadar dan lihat bahwa mereka lupa membawa garam. Waduh, sebuah piknik tanpa garam? Mereka serempak setuju dan berteriak itu bisa menjadi bencana luar biasa. Setelah panjang lebar berdiskusi, kura termuda yang diputuskan terpilih untuk mengambil garam dirumah mereka. Meskipun ia termasuk kura tercepat dari semua kura2 yang lambat, si kura kecil ini merengek,  menangis dan me-ronta2 dalam batoknya. Ia setuju pergi tapi asal berdasarkan satu syarat: bahwa tidak satupun boleh makan sampai ia kembali. Keluarga kura itu setuju dan sikura kecil ini berangkatlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga tahun lewat dan kura kecil itu masih juga belum kembali. Lima tahun.... enam tahun ..... lalu memasuki tahun ketujuh kepergiannya, kura-kura tertua sudah tak tahan menahan laparnya. Ia pun mengumumkan bahwa ia begitu lapar dan akan mulai makan dan mulai membuka rotinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itu, tiba2 muncul si kura-kura kecil dari balik sebatang pohon dan berteriak: "LIHAT TUHHHH! Benar kan !? Aku tahu kalian memang tak akan menunggu. Achhh, kalau begini caranya aku nggak mau pergi mengambil garam."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Pesan Moral :&lt;br /&gt;Sebagian dari kita memboroskan waktu sekedar cuma menunggui sampai orang lain memenuhi harapan kita. Sebaliknya, kita begitu kuatir, prihatin, sering2 malah terlalu  memperdulikan apa yang dikerjakan orang lain sampai-sampai dan malahan kita cuma berpangku tangan tanpa berbuat apapun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-1937673158357425658?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/1937673158357425658/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=1937673158357425658&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/1937673158357425658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/1937673158357425658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2007/09/kura-kura_27.html' title='Kura-Kura'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-134187278997495080</id><published>2007-09-20T00:36:00.000-07:00</published><updated>2007-09-20T00:46:54.474-07:00</updated><title type='text'>Positif Thinking</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bagaimana cara kita memandang kehidupan akan berpengaruh juga pada pandangan dan cara pikir kita terhadap segala hal. Untuk meraih sukses, kita harus bisa merubah cara berpikir kita dari negative thinking menjadi positive thinking.Pembicaraan mengenai positive thinking akan diawali tentang sebuah konsep sederhana mengenai kacamata. Kalau Anda memakai kacamata yang berwarna merah, maka Anda akan melihat dunia ini dengan warna merah. Kalau memakai kacamata hijau, maka Anda akan melihat dunia ini dengan warna hijau. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Untuk membantu pemahaman, ada sebuah cerita kuno dari negeri China yang bisa dijadikan ilustrasi. Cerita ini bermula dari seseorang (sebut saja namanya Ahmad) yang kehilangan kapaknya. Perlu diketahui bahwa di jaman itu, yaitu di jaman agrikultur sekitar 2000 tahun yang lalu, kapak adalah alat yang sangat penting karena mereka tidak bisa mencari nafkah tanpa alat tersebut. Hampir tiap hari kapak itu dibawa Ahmad ke hutan untuk menebang kayu yang akan dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pada suatu hari Ahmad kehilangan kapaknya. Dia bingung mengingat-ingat di mana dia meletakkan kapaknya dan mulai berpikir kalau ada seseorang yang membutuhkan kapak dan mengambil kapak miliknya. Ahmad kemudian mulai mencurigai tetangganya sendiri yang bernama Hadi. Kebetulan esok harinya Hadi berpamitan ke Ahmad kalau dia hendak pergi ke hutan. Tidak seperti biasanya, cara pamit Hadi terdengar tidak tegas. Ahmad berpikir, mungkin Hadi malu karena telah mengambil kapaknya sehingga dia tampak kebingungan. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Besoknya, Ahmad semakin menaruh curiga pada Hadi. Ada sebuah barang yang disembunyikan di pinggang Hadi. "Jangan-jangan itu kapak saya yang dicurinya," pikir Ahmad. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Besoknya lagi, Hadi pergi ke hutan tanpa berpamitan dengan Ahmad. Ahmad pun semakin curiga bahwa Hadi telah mencuri kapaknya. Hingga tiga hari lamanya Ahmad menaruh curiga pada Hadi. Pada hari keempat, Ahmad kaget karena menemukan kapaknya di bawah ranjangnya sendiri. Ternyata kapak itu disimpan istrinya tanpa sepengetahuannya. Akhirnya Ahmad berkesimpulan bahwa dia telah berpikir negatif terhadap Hadi. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Cerita di atas mengilustrasikan bahwa bilamana kita sudah mempunyai kecurigaan atau sebuah pandangan negatif terhadap sesuatu, maka kita akan terus melihatnya dengan kacamata negatif. Orang yang gagal selalu mengeluh dan mengeluh. Kenapa harus selalu berusaha lagi? Toh kalau berusaha akan tetap mengalami kegagalan. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Seseorang yang mempunyai pemikiran seperti ini akan menjadi pesimis untuk mencoba lagi. Tetapi orang yang sukses dengan berkesinambungan akan selalu berpikir untuk berhasil lalu akan mencoba terus dan lagi-lagi menuai keberhasilan. Keberhasilan yang dia dapatkan akan membuat semangat bagi dia untuk terus mencoba. Yang penting adalah; kita semua diharapkan untuk mempunyai kacamata yang cerah dalam memandang kehidupan ini, karena kacamata yang cerah akan memandang semua masalah dengan pandangan yang cerah pula. Bukan kacamata yang hitam yang membuat kita tidak bisa melihat apapun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial Narrow;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Sumber : unknown&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-134187278997495080?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/134187278997495080/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=134187278997495080&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/134187278997495080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/134187278997495080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2007/09/positif-thinking.html' title='Positif Thinking'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-8876553969233361532</id><published>2007-09-13T23:47:00.000-07:00</published><updated>2008-05-21T00:40:35.407-07:00</updated><title type='text'>Murid Si Pematung</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Alkisah, di pinggir sebuah kota , tinggal seorang seniman pematung yang sangat terkenal di seantero negeri. Hasil karyanya yang halus, indah, dan penuh penghayatan banyak menghiasi rumah-rumah bangsawan dan orang-orang kaya di negeri itu. Bahkan, di dalam istana kerajaan hingga taman umum milik pemerintah pun, dihiasi dengan patung karya si seniman itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Suatu hari, datang seorang pemuda yang merasa berbakat memohon untuk menjadi muridnya. Karena niat dan semangat si pemuda, dia diperbolehkan belajar padanya. Bahkan, ia juga diijinkan untuk tinggal di rumah paman si pematung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Sejak hari itu, mulailah dia belajar dengan tekun, mengukur ketepatan bahan adonan semen, membuat rangka, cara menggerakkan jari-jari tangan, dan mengenali setiap tekstur sesuai bentuk dan jenis benda yang akan dibuat patung, dan berbagai kemampuan mematung lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Setelah belajar sekian lama, si murid merasa tidak puas. Sebab, menurutnya, hasil patungnya belum bisa menyamai keindahan patung gurunya. Dia pun kemudian menganalisa dengan seksama, lantas memutuskan meminjam alat-alat yang biasa dipakai gurunya. Dia berpikir, rahasia kehebatan sang guru pasti di alat-alat yang dipergunakan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;”Guru, bolehkan saya meminjam alat-alat yang biasa Guru pakai untuk mematung? Saya ingin mencoba membuat patung dengan memakai alat-alat yang selalu dipakai guru agar hasilnya bisa menyamai patung buatan Guru. ”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;”Silakan pakai, kamu tahu dimana alat-alat itu berada kan ? Ambil saja dan pakailah, ”jawab sang guru sambil tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Selang beberapa hari, dengan wajah lesu si murid mendatangi gurunya dan berkata,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;”Guru, saya sudah berusaha dan berlatih dengan tekun sesuai petunjuk Guru, memakai alat-alat yang biasa dipakai Guru. Kenapa hasilnya tetap tidak sebagus patung yang Guru buat” &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;”Anakku, gurumu ini belajar dan berlatih membuat patung selama puluhan tahun. Mengamati obyek benda, mencermati setiap gerak dan tekstur, kemudian berusaha menuangkannya ke dalam karya seni dengan segenap hati dan seluruh pikiran. Tidak terhitung berapa kali kegagalan yang telah dibuat, tapi tidak pernah pula berhenti mematung hingga hari ini. Bukan alat-alat bantu yang engkau pinjam itu yang kamu butuhkan untuk menjadi seorang pematung handal, tetapi jiwa seni dan semangat untuk menekuninya yang harus engkau punyai. Dengan begitu, lambat laun engkau akan terlatih dan menjadi pematung yang baik. ”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;”Terima kasih Guru, saya berjanji akan terus berlatih, mohon Guru bersabar mengajari saya. ”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Pembaca yang berbahagia,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Untuk menciptakan sebuah maha karya, tidak cukup hanya mengandalkan talenta semata. Kita butuh proses belajar dan ketekunan berlatih bertahun-tahun. Bahkan, meski dibantu alat-alat secanggih apapun, hasil yang didapat sebenarnya sangat tergantung pada tangan-tangan terampil dan terlatih yang menggerakkannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Demikian pula dalam kehidupan ini, jika ingin meraih prestasi yang gemilang, ada harga yang harus kita bayar! Apapun bidang yang kita geluti, apapun talenta yang kita miliki, kita membutuhkan waktu, fokus dan kesungguhan hati dalam mewujudkannya hingga tercapai kesuksesan yang membanggakan! !!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Oleh : Andrie Wongso&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-8876553969233361532?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/8876553969233361532/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=8876553969233361532&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/8876553969233361532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/8876553969233361532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2007/09/murid-si-pematung.html' title='Murid Si Pematung'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-618144219383231529</id><published>2007-09-05T23:51:00.000-07:00</published><updated>2008-04-02T20:21:47.635-07:00</updated><title type='text'>PENJARA PIKIRAN</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-family:verdana;" &gt;Seekor belalang telah lama terkurung dalam sebuah kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya, dengan gembira dia melompat-lompat menikmati kebebasannya. Di perjalanan dia bertemu dengan seekor belalang lain, namun dia keheranan mengapa belalang itu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in; text-align: justify; font-family: arial;font-family:georgia;" lang="sv-SE"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dengan penasaran dia menghampiri belalang lain itu dan bertanya, "Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh dariku, padahal kita tidak jauh berbeda dari usia maupun ukuran tubuh?" Belalang itu menjawabnya dengan pertanyaan, "Di manakah kau tinggal selama ini? Semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan." Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang telah membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in; text-align: justify; font-family: arial;font-family:georgia;" lang="sv-SE"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kadang-kadang kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang sama dengan belalang tersebut. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan beruntun, perkataan teman, tradisi, dan kebiasaan bisa membuat kita terpenjara dalam kotak semu yang mementahkan potensi kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in; text-align: justify; font-family: arial;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Lebih sering kita mempercayai mentah-mentah apa yang mereka voniskan kepada kita tanpa berpikir dalam-dalam bahwa apakah hal itu benar adanya atau benarkah kita selemah itu? &lt;/span&gt;&lt;span lang="es-ES"&gt;Lebih parah lagi, kita acap kali lebih memilih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in; text-align: justify; font-family: arial;font-family:georgia;" lang="es-ES"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tahukah Anda bahwa gajah yang sangat kuat bisa diikat hanya dengan seutas tali yang terikat pada sebilah pancang kecil? Gajah sudah akan merasa dirinya tidak bisa bebas jika ada "sesuatu" yang mengikat kakinya, padahal "sesuatu" itu bisa jadi hanya seutas tali kecil...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in; text-align: justify; font-family: arial;font-family:georgia;" lang="es-ES"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pernahkah Anda bertanya kepada diri Anda sendiri bahwa Anda bisa "melompat lebih tinggi dan lebih jauh" kalau Anda mau menyingkirkan "penjara" itu? Tidakkah Anda ingin membebaskan diri agar Anda bisa mencapai sesuatu yang selama ini Anda anggap di luar batas kemampuan dan pemikiran Anda?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in; text-align: justify; font-family: arial;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="es-ES"&gt;Sebagai manusia kita berkemampuan untuk berjuang, tidak menyerah begitu saja kepada apa yang kita alami. &lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-BR"&gt;Karena itu, teruslah berusaha mencapai segala aspirasi positif yang ingin Anda capai. Sakit memang, lelah memang, tapi jika Anda sudah sampai di puncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in; text-align: justify; font-family: arial;font-family:georgia;" lang="es-ES"&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:100%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-top: 0.19in; margin-bottom: 0.19in; text-align: justify; font-family: arial;font-family:georgia;" lang="pt-BR"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Be Happy.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-618144219383231529?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/618144219383231529/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=618144219383231529&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/618144219383231529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/618144219383231529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2007/09/penjara-pikiran.html' title='PENJARA PIKIRAN'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-2186248430605060490</id><published>2007-08-29T20:40:00.000-07:00</published><updated>2007-08-29T22:59:54.151-07:00</updated><title type='text'>Don't Quit</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:webdings;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;Profesional, di dalam kehidupan ini Tuhan telah menyediakan begitu banyak kesempatan yang dapat kita pergunakan. Ada beberapa orang yang menganggap remeh tindakan yang harus diambil dan juga usaha yang harus dibayar, namun pada akhirnya menyesal karena tidak melakukannya. Hanya sedikit orang yang mempunyai keyakinan dan iman sambil terus bekerja sampai ia mendapatkan kehidupan yang jauh lebih baik. Kehidupan yang selama ini ia impikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;Winston Churchill perdana menteri yang sangat dikenal dari Inggris pernah tinggal kelas pada saat kelas enam sekolah dasar. Steven Spielberg dikeluarkan dari sekolah menengah atas, ia dibujuk kembali bersekolah di sekolah luar biasa. Ia lalu dikeluarkan lagi dan tidak pernah kembali ke bangku sekolah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;Albert Einstein mendapat angka-angka yang jelek pada waktu bersekolah sampai-sampai gurunya meminta dia untuk berhenti sekolah karena dinilai tidak akan berhasil. Tokoh-tokoh tersebut mempunyai catatan yang mungkin lebih buruk daripada kita, namun kegagalan itu membuat mereka bangkit dan berhasil. Karena mereka memiliki karakter penatang berhenti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;Profesional, seringkali komitmen kita terhadap sukses yang ingin kita raih diuji oleh kehidupan. Sikap pantang menyerah adalah salah satu dasar yang jelas membedakana antara sang juara dan sang pecundang. Kegagalan sering kali menghantui kita, bahkan kita tidak mencapai tujuan yang kita inginkan. Tetapi percayalah, apa pun hasilnya pasti lebih baik dibandingkan jika kita menyerah. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: webdings;"&gt;So don't Quit!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt; (andrie)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;Sumber : Renungan Harian Profesional : 30 Agustus 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-2186248430605060490?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/2186248430605060490/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=2186248430605060490&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/2186248430605060490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/2186248430605060490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2007/08/dont-quit.html' title='Don&apos;t Quit'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-7106030041944710267</id><published>2007-08-28T17:51:00.000-07:00</published><updated>2008-05-19T01:21:15.145-07:00</updated><title type='text'>The difference between a successful person and others is in a lack of will" ~ Vince Lombardi, 1913-1970, American Football - Coach"</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;Kebanyakan manusia cukup puas hanya dengan lahir - hidup - dan lalu meninggal.Hingga akhirnya yang tertinggal hanya 3 baris di batu nisannya : Si X, lahir tanggal sekian, meninggal tanggal sekian.&lt;br /&gt;Inginkah kita menjalani hidup apa adanya seperti ini?&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: arial;font-size:100%;" &gt; Seperti apa Anda mengukir sejarah?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 3 hal yang bisa membedakan Anda dengan kebanyakan orang dalam mengukir sejarah, yaitu... Kemauan, Keilmuan dan Kesempatan.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;b style="font-family: arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kemauan &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Kemauan menjadi kata kunci yang paling penting dalam menentukan sejarah hidup kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Anda mau menjadi apa? Seperti apa? dan di mana? Tentunya hanya Anda yang paling mengetahuinya! Cobalah untuk mencatat semuanya. Baik itu melalui memori, diary, atau melalui selembar kertas sekali pun! Anda pasti punya kemauan! Jangan pernah katakan Anda tidak punya kemauan. Hidup itu terlalu pendek. Kalau kita sudah mati, kita tidak bisa punya kemauan kecuali udah mati kita jadi ZOMBIE! :-)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Keilmuan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;Percaya, segala sesuatu itu pasti ada ilmunya! Jika kita punya kemauan dan memiliki ilmunya, maka segala usaha akan tercapai dengan lebih baik. Itu sebabnya kita harus mau belajar dan belajar. Kita bisa belajar dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja. Ingat, tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar, mengenal, memahami, dan mengamalkan sesuatu hal yang bermanfaat bagi kehidupan Anda, dan mungkin juga untuk orang lain.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Dan satu lagi....&lt;/span&gt;&lt;b style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kesempatan&lt;/b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Jika kemauan ada, keilmuan ada, maka tinggal kesempatanlah yang memutuskan apakah Anda bisa mengukir sejarah dengan baik atau tidak. Kesempatan ini bisa datang dari mana saja, tergantung kecekatan kita dalam memanfaatkan setiap peluang yang ada. Kita tahu, seringkali kesempatan itu hadir, tapi kita tidak mampu memanfaatkannya dengan benar, karena keilmuannya kurang, meski keinginan kita itu sebenarnya sudah besar. Jika ini terjadi, tidak jarang orang menyesal dan kadang menjadi berfikir bahwa nasib selalu tidak berpihak padanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Sebenarnya tidak demikian! Dia hanya tidak tahu bagaimana cara menyatukan 3K! Yaitu &lt;/span&gt;&lt;b style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;i&gt;kemauan, keilmuan dan kesempatan!&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Nah, sekarang Anda tahu, apa yang harus dilakukan untuk bisa mengukir sejarah dengan baik dalam hidup Anda! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Padukan antara kemauan, keilmuan dan kesempatan. Jika kemauan sudah ada, keilmuan sudah ada, maka kesempatan itu sebenarnya bisa dicari dan diupayakan! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Dan percaya... ketika ketiga unsur ini berpadu dalam diri Anda, maka sejarah kebesaran tentang Anda telah dimulai...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba! :-)&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;Sumber : Anne Ahira&lt;/span&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-7106030041944710267?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/7106030041944710267/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=7106030041944710267&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/7106030041944710267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/7106030041944710267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2007/08/difference-between-successful-person.html' title='The difference between a successful person and others is in a lack of will&quot; ~ Vince Lombardi, 1913-1970, American Football - Coach&quot;'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-1936624638309511408</id><published>2007-08-26T22:24:00.000-07:00</published><updated>2007-09-20T00:23:20.295-07:00</updated><title type='text'>14 Hal Yang Membuat Hidup Saudara Tidak Biasa-Biasa</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: right; font-family: arial;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1.   Belajar tersenyum bila masalah datang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;2.   Tetap berpenampilan menarik meskipun dalam saat berpuasa&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;3.   Tulus seperti merpati supaya jangan menipu, cerdik seperti ular supaya jangan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;       ditipu (berhikmat)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;4.   Boleh lupa dompet asal jangan lupa doa&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;5.   Punyailah iman yang dapat melihat kesempatan dalam kesulitan dan bukan &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;       melihat kesulitan dalam kesempatan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;6.   Layanilah Tuhan dengan karunia yang Tuhan berikan, karena banyak yang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;       mampu (melayani) tetapi tidak mau dan banyak yang mau tapi tidak mampu .&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;7.   Jadikan persembahan saudara menjadi penyembahan dan bukan penyesalan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;8.   Layanilah Tuhan dengan sukacita dan bukan dengan suka-suka&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;9.   Pilihlah makanan saudara sesuai dengan kebutuhan, bukan keinginan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;10. Jadilah Kristen yang kritis tetapi jangan penuh kritik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;11.  Lebih baik engkau berdiam dan dikira orang bodoh daripada banyak bicara dan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;       membuktikan engkau bodoh (Ams. 17 : 28).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;12. Jadikanlah Alkitab sebagai "Obat Kuat" dan bukan "Obat Tidur"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;13. Lakukanlah yang benar, bukan apa yang kamu rasa benar&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;14. Terimalah orang lain apa adanya, bukan "ada apanya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Oleh: unknown&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-1936624638309511408?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/1936624638309511408/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=1936624638309511408&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/1936624638309511408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/1936624638309511408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2007/08/14-hal-yang-membuat-hidup-saudara-tidak.html' title='14 Hal Yang Membuat Hidup Saudara Tidak Biasa-Biasa'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-847905843660622119</id><published>2007-08-24T19:42:00.000-07:00</published><updated>2007-09-20T00:25:50.813-07:00</updated><title type='text'>Apa itu Masalah??</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;" lang="en-GB"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Masalah yang kamu hadapi akan membuatmu kalah atau juga membuatmu berhasil – tergantung bagaimana kamu meresponinya. Sayangnya banyak orang yang salah memandang bagaimana Tuhan memakai masalah-masalah untuk kebaikan dalam hidupnya. Mereka menanggapinya dengan cara yang bodoh dan marah terhadap masalah-masalahnya bahkan tidak mau memikirkan apa keuntungan yang mereka terima.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;" lang="fr-FR"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Di bawah ini ada lima cara Tuhan memakai masalah dalam hidupmu :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="fr-FR"&gt;&lt;b&gt;Tuhan memakai masalah untuk menuntunmu&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Kadang-kadang Tuhan harus membakar tempat kenyamananmu agar kamu mau berpindah. &lt;/span&gt;&lt;span lang="en-GB"&gt;Masalah sering membawa kita ke tempat yang baru dan memotivasikan kita untuk berubah. Apakah Tuhan sedang mencoba mengambil perhatianmu. Kadang-kadang membawa kita ke situasi, keadaan yang menyakitkan agar kita mau mengubah cara jalan kita &lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;(Amsal 20:30)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;" lang="en-GB"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Tuhan memakai masalah untuk mengujimu&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Manusia seperti teh celup, jika kita ingin mengetahui apa yang ada di dalamnya, masukkan saja ke dalam air panas! Pernahkah Tuhan menguji imanmu lewat masalah-masalah? Apakah masalah-masalah itu membuka pikiranmu? Ketika kamu menghadapi banyak masalah, hendaklah kamu penuh sukacita sebab lewat masalah-masalah ini akan menguji imanmu dan akan mengajarkan kamu tentang kebenaran &lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;(Yak 1:2-3)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;" lang="en-GB"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Tuhan memakai masalah untuk mengoreksimu&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Ada beberapa pelajaran yang kita dapati lewat jalan yang menyakitkan dan kegagalan. Contohnya seperti anak kecil yang orang tuanya menyuruh dia untuk tidak memegang kompor yang panas. Tetapi kamu mungkin akan dapat mempelajari sesuatu lewat terbakar. Kadang-kadang kita mempelajari nilai dari sesuatu : kesehatan, uang, hubungan, dengan menghilangkannya. Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapanMu &lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;(Mzm 119:71)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;" lang="en-GB"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Tuhan memakai masalah untuk melindungimu&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Suatu masalah kadang-kadang kelihatan akan lebih memberkatimu jika masalah itu mencegahmu untuk jatuh ke masalah yang lebih merugikanmu. Tahun yang lalu seorang teman dipecat karena menolak mengerjakan sesuatu yang tidak beretika ketika atasannya menyuruhnya. Kehilangan pekerjaan adalah masalahnya. Tetapi ia terselamat dari hukuman penjara setelah setahun kemudian ketika tindakan atasannya terungkap. &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;“Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan &lt;b&gt;(Kej 50:20)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;" lang="en-GB"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Tuhan memakai masalah untuk meyempurnakanmu&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Masalah, jika ditanggapi dengan benar, membangun karakter kita. Tuhan jauh lebih tertarik pada karaktermu daripada kesenanganmu. Hubunganmu dengan Tuhan dan karaktermu adalah dua hal yang kekal, justru bisa bersuka cita ketika kita sedang menghadapi masalah… masalah menolong kita untuk belajar bersabar. Dan kesabaran membentuk karakter kita dan menolong kita percaya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-847905843660622119?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/847905843660622119/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=847905843660622119&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/847905843660622119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/847905843660622119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2007/08/apa-itu-masalah.html' title='Apa itu Masalah??'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-8336279023218490105</id><published>2007-08-23T20:34:00.000-07:00</published><updated>2007-09-20T00:29:13.298-07:00</updated><title type='text'>Siapa yang tidak ingin sukses?</title><content type='html'>&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Siapa yang tidak ingin sukses? Kelihatannya aneh menanyakan hal tersebut. Tetapi hampir sebagian besar orang yang Anda kenal tidak pernah meraih kesuksesan. Mereka hanya memimpikannya dan membicarakannya, tetapi tidak menjalankannya. Itu yang sangat disayangkan. Mengapa ? Karena sebagian besar orang tidak memahami sukses. Sukses bukanlah hasil keberuntungan, bukan juga sesuatu yang Anda peroleh di waktu-waktu keajaiban di dalam hidup anda. Sukses bukanlah tujuan melainkan gaya hidup. Satu-satunya cara untuk meraih sukses sejati adalah dengan melakukannya setiap hari.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Yang perlu Anda ketahui untuk menjadi sukses yaitu Anda adalah apa yang Anda lakukan sehari-hari, mula-mula Anda membentuk kebiasaan kemudian kebiasaan itu membentuk Anda, membentuk kebiasaan sukses adalah semudah membangun kebiasaan gagal. Setiap hari Anda hidup, Anda sedang dalam proses menjadi sesuatu. Menjadi sesuatu yang yang lebih baik atau lebih buruk semuanya bergantung kepada apa yang Anda berikan untuk diri Anda sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Banyak orang sebelum Anda mencari kesuksesan dan tidak pernah menemukannya. Mereka membayangkannya seperti mencari kitab kuno atau mata air awet muda, sesuatu yang perlu diperoleh pada akhir petualangan yang panjang. Ada yang percaya bahwa sukses adalah seperti hubungan yang perlu dimenangkan. Sementara yang lainnya menganggapnya sebagai jabatan untuk diraih atau benda untuk dimiliki. Tetapi sukses bukanlah itu semua. Sukses bukan tujuan untuk dicapai. Sukses adalah proses perjalanan untuk dilalui. Dan Anda sedang melaluinya setiap hari.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Perlu waktu yang lama bagi kebanyakan orang untuk  mengetahui apa maksud Tuhan menciptakan mereka. Jika Anda mau, Anda dapat menjelajahi hal-hal di dalam dunia dan belajar lebih banyak mengenai tujuan hidup Anda setiap hari. Anda dapat terlibat di dalam kegiatan-kegiatan yang menolong pikiran, tubuh, dan batin Anda lebih bertumbuh. Dan Anda dapat menunjukkan dalam tindakan besar atau kecil yang menolong orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Sukses adalah mengetahui tujuan hidup Anda, menabur benih yang menolong orang lain, dan bertumbuh menuju potensi maksimum Anda. Pintu menuju pembebasan potensi Anda sedang menuju Anda. Kuncinya ada di perjalanan Anda. Temukan segera kunci itu. Jika Anda melakukannya, maka Anda sedang sukses hari ini. Andapun akan sukses esok hari.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Bagaimana mengeja SUKSES ?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;            &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;S = Seleksi tujuan anda&lt;br /&gt;U = Urutkan prioritas dan potensi Anda&lt;br /&gt;K = Komitmen pada rencana anda&lt;br /&gt;S = Siapkan perjalanan Anda&lt;br /&gt;E = Ekspresikan visi dalam tindakan&lt;br /&gt;S = Serahkan hasilnya pada Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah tujuh langkah sukses yang dapat Anda lakukan untuk mencapai kesuksesan Anda :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;1. Buatlah komitmen untuk bertumbuh setiap hari.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;Satu dari kekeliruan terbesar yang orang buat adalah memiliki fokus yang salah. Sukses bukan datang dari membeli, meraih, atau memperoleh sesuatu. Sukses datang sebagai hasil dari pertumbuhan. Jika Anda membuat sasaran untuk bertumbuh sedikit setiap hari, maka tak lama kemudian Anda akan mulai melihat hasil positif di dalam kehidupan Anda. Seperti ungkapan penulis puisi Robert Browning, "Untuk apa hidup di dunia kalau bukan untuk bertumbuh ?"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;2. Hargai proses lebih dari peristiwa yang terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa dalam suatu kurun waktu tertentu memang baik untuk diambil sebagai sumber pengambilan keputusan, tetapi proses perubahan dan pertumbuhan memiliki nilai yang kekal. Jika Anda ingin naik ke tingkat kehidupan selanjutnya, bertekadlah untuk terus menerus memperbaiki diri Anda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;3. Jangan menunggu inspirasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;Pemain bola basket yang terkenal, Jerry West berkata, "Anda tidak melakukan banyak hal di hidup Nada, jika Anda hanya bekerja di hari-hari yang Anda rasakan baik". Orang-orang menjadi besar karena mereka memotivasi diri dan memberikan yang terbaik dari hidup mereka, tanpa menghiraukan apa yang mereka rasakan. Untuk menjadi sukses, berjuanglah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;4. Bersedia mengorbankan kesenangan demi kesempatan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;Satu dari pelajaran-pelajaran terbesar adalah prinsip : bayar sekarang, bersenang-senang kemudian. Dalam hidup ini, Anda harus membayar untuk segala hal. Bedanya hanyalah Anda membayar di muka atau di belakang. Jika Anda membayar sekarang, Anda akan mendapatkan imbalan yang lebih besar di kemudian hari dan imbalan itu juga terasa lebih manis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;5. Memiliki impian besar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak perlu membayar apa-apa untuk memimpikan hal-hal yang kecil. Robert J. Kriegel dan Louis Patler, penulis buku If It Ain't Broke, Break It, mengungkapkan, "Kita tidak memiliki acuan pasti mengenai sejauh mana keterbatasan manusia itu. Semua tes, stopwatch, dan garis finish tidak dapat mengukur potensi manusia. Ketika seseorang mengejar impiannya, mereka jauh melampaui apa yang kelihatannya menjadi keterbatasan mereka. Potensi yang ada di dalam kita tidak terbatas dan masih banyak yang belum dijelajahi. Saat mana Anda memikirkan keterbatasan, Anda sedang menciptakannya".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;6. Urutkan prioritas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;Satu kesamaan yang dimiliki semua orang sukses adalah mereka menguasai kemampuan mengorganisasi manajemen waktu. Yang pertama dan paling utama, mereka telah mengorganisasi diri mereka. Henry Kaiser, pendiri Kaiser Aluminium dan Kaiser Permanente Health Care, berkata, "Setiap menit yang diinvestasikan ke dalam perencanaan akan menghemat dua menit waktu pelaksanaan". Anda tidak akan pernah memperoleh kembali waktu yang hilang, jadi optimalkan setiap waktu yang ada.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;7. Berkorban untuk memperoleh peningkatan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada sesuatu yang berharga diperoleh tanpa pengorbanan. Hidup dipenuhi dengan kejadian-kejadian kritis ketika Anda akan mendapat kesempatan untuk menukarkan milik Anda yang berharga dengan yang lainnya. Tetap buka mata untuk kejadian-kejadian seperti itu dan selalu pastikan Anda sedang naik bukan turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda mendedikasikan diri Anda kepada tujuh langkah diatas, Anda akan tetap meningkatkan diri Anda dan Anda akan sukses. Pertumbuhan mungkin tidak sepesat seperti yang lainnya, tetapi Anda akan melihat kemajuan Anda sendiri hampir dalam  seketika. Dan meskipun pengakuan dari orang lain berlangsung dengan lambat, jangan putus asa. Tetap lakukan. Pada akhirnya, Anda akan sukses. [John C. Maxwell]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-family:Tahoma;font-size:10;"  &gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt;Sumber : Anonymous &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-8336279023218490105?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/8336279023218490105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=8336279023218490105&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/8336279023218490105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/8336279023218490105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2007/08/siapa-yang-tidak-ingin-sukses.html' title='Siapa yang tidak ingin sukses?'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-1609203981880085293</id><published>2007-08-23T19:43:00.000-07:00</published><updated>2007-09-20T00:30:45.605-07:00</updated><title type='text'>Disiplin Sebagai Penentu Kesuksesan</title><content type='html'>&lt;p style="font-family: arial;font-family:verdana;"  class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Sukses adalah hasil dari berbagai aspek seperti kerja keras, kepandaian, rencana dan pelaksanaan yang hati-hati, serta, sedikit keberuntungan. Di samping itu, sukses juga ditentukan oleh displin atau tidaknya seseorang meraih segala sesuatu dan 'meletakkan sesuatu di tempat yang layak'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa disiplin, seseorang tak akan mampu menyelesaikan segala apa yang telah direncanakannya. Dia tak akan mampu melakukan sebuah strategi secara berkesinambungan untuk meraih tujuan jika tidak punya disiplin. Disiplinlah yang membuat kita berada on track, tak peduli seberapa berat yang dihadapi. Orang yang disiplin tahu apa saja yang perlu dilakukan dan berfokus pada hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Dimulai pagi hari.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Sebetulnya, disiplin tidak usah dibicarakan terlalu muluk. Secara sederhana, sejak pagi dimulai, kedisip lina n tanpa sadar sudah menyertai. Bangun pukul sekian, mandi, kemudian berangkat dari rumah, adalah contoh kecil tentang disiplin.Banyak orang sukses akan setuju bila faktor disiplin disertakan sebagai salah satu resep keberhasilan mereka. Bila kita bangun dengan kaki yang salah misalnya, sebagai akibatnya kita merasa tidak enak badan, bisa dipastikan bahwa hari itu kita akan lebih tidak produktif ketimbang hari-hari di mana segala sesuatunya berjalan lancar.Kiat penting untuk mengoptimalkan pagi hari adalah dengan membuat semacam rutinitas kecil. Bangunlah di waktu-waktu yang sama - misalnya pukul 5-6 pagi (bukannya bisa bangun jam lima , bisa juga jam sepuluh nanti), dan kerjakan hal-hal kecil yang efisien, seperti menyiapkan pakaian, atau memanaskan mobil, dan sebagainya. Jangan lupa pula sarapan pagi untuk memberi energi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Optimalkan waktu kerja.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Disiplin tak terlepas dari optimalisasi waktu kerja. Kalau di waktu kerja kita cenderung bermalas-malasan, menunda pekerjaan, dan sebangsa, kapan kesuksesan itu bakal muncul? Singgah saja pun jangan-jangan tak sudi.Untuk itu, agar kedisip lina n kita berjalan teratur, buatlah daftar tugas setiap hari. Kita bisa membaginya dalam beberapa periode, tergantung dari rutinitas atau proyek yang sedang dikerjakan.Dengan menuliskan manajemen waktu, kita bisa membayangkan segala tujuan, dan kemudian mengukur efisiebsi kerja kita sendiri. Selain itu, kita juga bisa tahu sebanyak apa kerja yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu proyek tertentu. Dengan melihat hasilnya, kita juga bisa tahu apakah target yang kita tentukan itu gagal atau tidak. Kalau iya, apakah hal itu disebabkan rencana yang tidak layak, atau karena terinterupsi oleh orang lain, atau karena kita sendiri yang tidak disiplin mengerjakan tugas sesuai jadwal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Seberapa lama ketahanan tubuh ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Setiap orang tentu punya ketahanan tubuh yang berbeda-beda. Ada orang yang tahan bekerja di depan komputer sampai 8-10 jam, ada juga yang tidak. Ukurlah hal ini, lalu terapkan pada daftar tugas.Misalnya, kalau kita tahu bahwa kita cuma tahan bekerja selama lima jam saja pada hari Jumat - karena harus ke mesjid atau kita sudah terlalu bosan di kantor, maka optimalkan saja kerja lima jam itu. Jam kerja lainnya kita isi dengan kegiatan yang menghibur. Sebab, kalau dipaksakan bekerja sampai 10 jam misalnya, tapi hanya dengan 50% kapasitas kita, itu cuma buang-buang waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Pikiran sehat terdapat dalam tubuh yang sehat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;. Ini sudah jelas ada dalam buku sekolah anak SD. Dan tak usah diperdebatkan lagi, bila kondisi fisik kita prima, kita juga akan bekerja lebih baik ketimbang ketika kita sakit. Karena itu, jagalah selalu kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Seimbangkan kerja dengan hiburan.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Catat bahwa kerja hanyalah satu bagian dalam hidup kita. Bila kita meninggalkan kantor, tinggalkan. Jangan bawa dalam pikiran kita, karena seharusnya bagian lain dalam hidup kita yang mengambil alih. Untuk itu, cobalah berdisiplin untuk membagi segala sesuatunya dengan layak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses bukan cuma di karir saja, tapi dalam kehidupan pribadi kita sendiri. Di sinilah disiplin mengelola hidup kita akan memberikan hasil. Percayalah, hidup ini jauh lebih bermakna ketimbang sekadar mencari uang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-family:Tahoma;font-size:10;"  &gt;&lt;span style="font-family: arial;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Sumber : Anonymous &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-1609203981880085293?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/1609203981880085293/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=1609203981880085293&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/1609203981880085293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/1609203981880085293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2007/08/disiplin-sebagai-penentu-kesuksesan.html' title='Disiplin Sebagai Penentu Kesuksesan'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-7672937268501888638</id><published>2007-08-23T01:12:00.000-07:00</published><updated>2007-09-20T00:32:54.465-07:00</updated><title type='text'>Cara-cara Mencapai Kerendahan Hati</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: right; font-family: arial;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Berbicara sesedikit mungkin tentang diri dan keluarga sendiri&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Uruslah sendiri persoalan-persoalan pribadi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="fr-FR"  style="font-size:100%;"&gt;Hindari rasa ingin tahu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Janganlah mencampuri urusan orang lain&lt;/span&gt;&lt;span lang="fr-FR"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Terimalah pertentangan dengan kegembiraan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Mengalah terhadap kehendak orang lain&lt;/span&gt;&lt;span lang="fr-FR"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Bersikap mengalah dalam perbedaan pendapat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Walau anda yang benar&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Jangan memusatkan perhatian pada kesalahan orang lain&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Terimalah hinaan dan caci maki&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Terimalah perasaan tak diperhatikan,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;dilupakan dan dipandang rendah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Terimalah celaan walau Anda tak layak menerimanya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Bersikap sopan dan peka, sekalipun seseorang berusaha&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;memancing amarah Anda&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Janganlah berusaha agar dikagumi dan dicintai&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Pilihlah selalu yang tersulit&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;    &lt;p face="trebuchet ms" style="margin-bottom: 0in; font-family: arial;" align="right"&gt; &lt;/p&gt;      &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: arial;" align="right"&gt; &lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: arial;" align="right"&gt; &lt;/p&gt;     &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: arial;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mengenal diri sendiri membuat kita berlutut dengan rendah hati&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: right; font-family: arial;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(Bunda Teresa)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:130%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-7672937268501888638?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/7672937268501888638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=7672937268501888638&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/7672937268501888638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/7672937268501888638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2007/08/cara-cara-mencapai-kerendahan-hati.html' title='Cara-cara Mencapai Kerendahan Hati'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-6485562633791164646</id><published>2007-08-23T01:03:00.000-07:00</published><updated>2007-08-23T18:13:18.848-07:00</updated><title type='text'>Winners vs losers</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153); font-family: arial;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;When a winner makes a mistake, He says, "I was wrong"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;When a Loser makes mistake, He says, "It wasn't my fault"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;A winner works harder than a loser and has more time ;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;A loser is always "Too Busy" to do what is Necessary&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;A winner goes through a Problem ;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;A loser goes around it, and never Gets Pass It&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;A winner makes Commitments;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;A loser makes Promises&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;A winner says, "I'm good, but not as good as i ought to be;"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;A loser says, "I'm not as bad as a lot of other people."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;A winner respects those who are superior to him&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;and tries to learn something from them;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;A loser resents those who are superior to him&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;and tries to find chinks in their armour.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;A winner feels responsible for more than his job&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;A loser says, "I only work here."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;A winner says, "there ought to be a better Way to do it;"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;A loser says, " that's the way it's always been done here"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; color: rgb(51, 153, 153); font-family: arial;font-family:arial;" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;b&gt;"Finally, The Choice is Yours…. Choose to be A Winner"&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="margin-bottom: 0in; color: rgb(51, 153, 153);font-family:arial;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-6485562633791164646?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/6485562633791164646/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=6485562633791164646&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/6485562633791164646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/6485562633791164646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2007/08/winners-vs-losers.html' title='Winners vs losers'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-3482306665588125316</id><published>2007-08-23T00:52:00.000-07:00</published><updated>2007-08-23T18:22:48.296-07:00</updated><title type='text'>Not boss But Leader</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"&gt;Pemimpinan adalah teladan, Bos adalah kedudukan. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"&gt;Pemimpin dihormati, Bos ditakuti &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"&gt;Perusahaan sekarang perlu pemimpin bukan bos&lt;b&gt;&lt;i&gt;.  Pemimpin menggunakan kekuasaan secara cerdas &amp; peka, ia memiliki kewenangan tanpa menjadi sewenang-wenang.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;  Kepemimpinan adalah tindakan bukan kedudukan. Sehingga pemimpin mampu mempertahankan rasa keterarahan team dalam aktivitas sehari-hari untuk mencapai target atau visi bersama. Tugas kepemimpinan bukan menempatkan kebesaran di dalam kemanusiaan melainkan memunculkannya ke luar sebab kebesaran sudah berada di sana. Orang yang tipe bos akan betidak sempoyongan dari satu krisis ke krisis lain seperti orang mabuk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"&gt;Sebuah awal malapetaka apabila para manager/level manajemen bermental bos. Sebab kondisi ini akan menyebabkan proses bisnis timpang! Mental bos ini yang akan menyebabkan : distorsi informasi, ketidakpuasan karyawan, kerjasama team yang buruk, penilai kinerja yang tidak adil. Mental bos akan memupuk budaya ABS (asal bos senang) pada level bawahan yang dipimpinya. Proses dinomerduakan yang penting hasil akhir! Sehingga proses bisnis/organisasi berjalan semestinya. Sendainya tipe bos sukses itupun tidak akan bertahan lama sebab pondasi penopang kesuksesanya rapuh, akhirnya pasti akan runtuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"&gt;Sudah menjadi hukum alam " apabila kita ingin dihormati maka kita juga harus menghormati orang lain, Siapa yang menanam, dia yang menuai" Seorang yang punya karakter pemimpin menyadari pentingnya sikap ini. Ia menghargai semua bawahannya, open mind terhadap kritikan &amp;amp; saran. Dan seperti hukum Fisika/Newton "aksi-reaksi" maka ia akan dihormati &amp; disegani oleh bawahannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"&gt;Setiap pemimpin mempunyai gaya berbeda dalam menjalankan perannya. Tetapi ada kesamaan yang mendasar dari para pemimpin. &lt;b&gt;&lt;i&gt;Pemimpin  mempunyai kemampuan bersikap antusias, energik, tenang menghadapi krisis, menghargai  bawahan, tidak emosional, tegas &amp;amp; adil, open mind, mampu memotivasi, memdevelop team.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"&gt;Memotivasi team bukan hal yang mudah, tetapi seorang pemimpin dapat menjaga &amp; meningkatkan motivasi team dengan hal-hal yang mendasar (back to basic). Seorang pemimpin akan peka terhadap naik turunnya motivasi anggota teamnya/bawahannya sehingga ia tahu bagaimana menjaga ritme team yang dipimpinya. Sadar atau tidak orang yang punya karakter pemimpin, membangun motivasi  team dengan "&lt;b&gt;&lt;i&gt;filosofi bambu"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; filosofi ini mengajarkan untuk setia menanam &amp;amp; merawat. Pemimpin akan sabar mendevelop bawahan sesuai dengan kompetensinya &amp; melakukan pendekatan secara pesonal. Secara berlahan tapi pasti akan membentuk team yang solid. Tipe bos tidak suka proses ini, ia ingin instant dengan mencari bawahan yang siap " pakai ". Tapi tanpa mau menanam &amp;amp; merawat. Team yang awalnya bagus pasti akan buyar! Perbedaan yang mendasar tipe bos dengan tipe leader adalah tipe bos ingin  "dilayani", tipe pemimpin "melayani". Sikap melayani ditunjukkan lewat kemauan untuk menanam &amp; merawat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"&gt;Dalam interaksi team menjalankan bisnis , peran pemimpin antara lain ; menetapkan batasan-batasan, meminta team membuat keputusan, pemimpin mengajukan masalah, memberikan saran-saran, membuat keputusan, pemimpin melemparkan ide-ide &amp; memancing pertanyaan &amp;amp; pendapat. Sikap inilah yang membuat setiap anggota team merasa dihargai &amp; merasa ikut bertanggung jawab atas keberhasilan team. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"&gt;Pemimpin akan bijak dalam mengambil keputusan, sebab ia mau mendengarkan pendapat dari berbagai pihak sehingga ia dapat melihat masalah lebih komperhensif sebelum mengambil keputusan. Sedangkan tipe bos cenderung emosional dalam mengambil keputusan karena kurang mau mendengarkan!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"&gt;Bagaimana menjadi seorang pemimpin? Menurut opini saya, Pemimpin bukan bawaan dari lahir, untuk  menjadi pemimpin merupakan kerja keras, bagaimana ia memahami filosofi hidup yang diajarkan agama yang ia anut &amp;amp; menerapkan secara konsisten. Anda ingat Soekarno, menurut sejarah Ia seorang Presiden yang punya kharisma.  Apakah ia dilahirkan sebagai pemimpin? menurut saya tidak. Kerja keras lah yang membuat ia menjadi seorang pemimpin yang berwibawa. Sikap &amp; kerja keras memperjuangkan rakyat Indonesia melahirkan dia menjadi seorang pemimpin! Dan ketika dia tidak bisa mempertahankan integritas atau karakter seorang pemimpin membawa dia ke tipe bos, wibawa &amp;amp; kharismanya hilang! Intinya Pemimpin bisa menjadi bos dan tipe bos bisa menjadi pemimpin tergantung perubahan karakter yang melekat pada pribadinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"&gt;Inti dari setiap ajaran agama sebenarnya mengajarkan kita untuk menjadi pemimpin yang baik. Sikap Rendah hati, sabar, memaafkan, adil, menghargai orang lain, tegas. Nilai – nilai inilah sebagai pondasi seorang pemimpin. Qualitas kita sebagai pemimpin tergantung seberapa konsisten menerapkan nilai nilai dalam menjalankan peran kita. Seringkali kerelegiusan kita hanya sebuah kedok atau topeng  Bukan kerelegiusan yang terpancar dari hati! Sehingga tidak jarang  atasan ataupun kita sendiri yang tampak relegius tapi bemental bos.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS,sans-serif;"&gt;Mengapa  kita harus belajar menjadi seorang pemimpin? Sebab kita semua akan menjadi pemimpin walaupun dengan skala yang berbeda-beda. Menjadi pemimpin adalah pilihan &amp; perlu kesadaran diri!  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma,sans-serif;"&gt;(@ B.A.S)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-3482306665588125316?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/3482306665588125316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=3482306665588125316&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/3482306665588125316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/3482306665588125316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2007/08/not-boss-but-leader.html' title='Not boss But Leader'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3194717628973659770.post-191027876381008295</id><published>2007-08-22T21:15:00.000-07:00</published><updated>2007-08-23T18:36:41.957-07:00</updated><title type='text'>Menciptakan Keberuntungan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Kamis, 23 Agustus 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesional, Saya mengira bahwa sebenarnya orang yang tidak beruntung memiliki jumlah kesempatan yang sama dengan orang yang beruntung, hanya saja mereka tidak memanfaatkannya. Berikut ini ada dua pengalaman menarik yang pernah saya dengar dan saya alami sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pengusaha pernah bercerita kepada saya bahwa ia pernah mendapatkan sebuah proyek besar di sebuah airport lounge. Ketika sedang menunggu pesawat, ia menyapa seoarang pria setengah baya yang duduk di sampingnya. Percakapan berlanjut ke topik ringan sampai pada akhirnya ke negosiasi bisnis. Pekerjaan pertama saya pun saya dapatkan ketika saya menyapa boss ayah saya ketika ia menelepon ke rumah. Dari sapaan ringan berlanjut ke percakapan yang membahas mengenai pekerjaan. Dari 2 kejadian di atas, mungkinkah kami bisa mendapatkan keberuntungan jika kami enggan menyapa orang yang tidak kami kenal dengan dekat? Tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesional, kita harus menyadari bahwa tidak ada kebetulan belaka dalam hidup ini, kitalah yang memegang kontrol atas hal tersebut. Keberuntungan tidak akan datang begitu saja jika kita hanya diam dan tidak mau melakukan apa-apa. Cobalah menangkap setiap peluang yang ada, kecil atau besar, untuk mempengaruhi keberuntungan Anda. Entah itu menghadiri jobs fair, mengisi kupon undian, atau berbicara dengan wanita cantik yang duduk di sebelah Anda dalam pesawat. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hey, maybe you're the lucky one! Who knows, right!&lt;/span&gt; (Andrie)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Renungan Profesional : Bulan Agustus 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3194717628973659770-191027876381008295?l=meifics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meifics.blogspot.com/feeds/191027876381008295/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3194717628973659770&amp;postID=191027876381008295&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/191027876381008295'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3194717628973659770/posts/default/191027876381008295'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meifics.blogspot.com/2007/08/menciptakan-keberuntungan.html' title='Menciptakan Keberuntungan'/><author><name>meifi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13854808713643716160</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
